Sebuah kasus medis yang mengkhawatirkan terjadi pada seorang perempuan yang harus kehilangan penglihatannya akibat infeksi langka pada mata. Kejadian ini bermula dari kebiasaan mandi sambil tetap mengenakan lensa kontak, sebuah praktik yang sangat tidak disarankan oleh para ahli kesehatan mata.
Perempuan yang identitasnya tidak diungkapkan dalam laporan awal, mengalami infeksi serius yang disebabkan oleh amoeba bernama Acanthamoeba. Amoeba ini umumnya ditemukan di air keran, air kolam renang, dan bahkan air laut, yang semuanya berisiko tinggi jika terpapar langsung ke mata, terutama saat lensa kontak terpasang.
Menurut laporan dari CNN Indonesia, yang mengutip pernyataan dari para ahli, infeksi Acanthamoeba keratitis (AAK) ini sangat jarang terjadi namun dapat menyebabkan kerusakan mata yang parah dan permanen, bahkan hingga kebutaan. Amoeba tersebut dapat menempel pada permukaan lensa kontak dan kornea, lalu mulai mengikis jaringan mata.
Para profesional medis, termasuk dokter spesialis mata, secara konsisten memperingatkan pengguna lensa kontak untuk tidak pernah membiarkan lensa kontak mereka bersentuhan dengan air dalam bentuk apa pun. Ini mencakup mandi, berenang, atau bahkan mencuci muka dengan air keran tanpa melepas lensa kontak terlebih dahulu.
Dr. I. Nyoman D. P. W. Sp.M(K), seorang dokter spesialis mata dari RS Mata Cicendo Bandung, pernah menyampaikan dalam kesempatan sebelumnya bahwa kebersihan adalah kunci utama dalam penggunaan lensa kontak. Ia menekankan pentingnya mencuci tangan sebelum menyentuh lensa kontak dan menggunakan cairan pembersih yang direkomendasikan.
Dalam kasus ini, kebiasaan mandi sambil mengenakan lensa kontak diduga kuat menjadi pemicu masuknya Acanthamoeba ke dalam mata. Ketika lensa kontak basah oleh air yang terkontaminasi, amoeba tersebut memiliki kesempatan lebih besar untuk menempel dan menginfeksi.
Gejala infeksi Acanthamoeba keratitis bisa bervariasi, mulai dari nyeri mata yang hebat, kemerahan, sensasi benda asing di mata, hingga penglihatan kabur. Jika tidak segera ditangani dengan tepat, infeksi ini dapat berkembang dengan cepat dan menyebabkan kerusakan kornea yang signifikan.
Para ahli kesehatan mata menyarankan agar pengguna lensa kontak selalu mengikuti instruksi perawatan yang diberikan oleh profesional kesehatan mata. Ini termasuk mengganti wadah lensa kontak secara teratur, tidak menggunakan air keran untuk membersihkan lensa atau wadahnya, dan segera melepas lensa kontak jika merasakan ketidaknyamanan atau gejala iritasi mata.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi jutaan pengguna lensa kontak di seluruh dunia tentang risiko yang mungkin timbul jika tidak mematuhi pedoman keselamatan yang telah ditetapkan. Organisasi kesehatan mata internasional secara rutin menerbitkan panduan untuk penggunaan lensa kontak yang aman, yang menekankan pentingnya menjauhkan lensa kontak dari air.
