Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
Lifestyle

Spanyol Bergetar: Ribuan Orang Lempar Tomat dalam Festival La Tomatina yang Meriah

Oleh Destian August 31, 2026 1 day lalu 0 komentar

Kota Buñol di Valencia, Spanyol, kembali menjadi saksi kegembiraan massal pada Rabu (28/8/2024) saat festival tahunan La Tomatina memecah keheningan dengan perang tomat terbesar di dunia. Ribuan peserta, baik lokal maupun turis internasional, tumpah ruah ke jalanan untuk berpartisipasi dalam tradisi unik yang mengubah kota menjadi lautan merah.

Festival yang telah berlangsung selama puluhan tahun ini dimulai tepat pukul 11 pagi waktu setempat setelah bunyi meriam pertama menandakan dimulainya pelemparan tomat. Selama kurang lebih satu jam, jalanan utama kota dipenuhi dengan ratusan ton tomat matang yang dilempar dari satu sisi ke sisi lain, menciptakan pemandangan sureal namun penuh tawa.

La Tomatina, yang secara resmi diakui sebagai festival internasional, menarik perhatian ribuan pengunjung setiap tahunnya. Menurut penyelenggara, tahun ini diperkirakan sekitar 20.000 orang berpartisipasi aktif dalam pertempuran tomat yang ikonik ini. Para peserta, yang datang dari berbagai negara, terlihat antusias mengenakan pakaian putih yang dengan cepat berubah warna menjadi merah.

Tradisi unik ini berawal dari insiden spontan pada tahun 1945 saat sekelompok anak muda memulai perkelahian di festival lokal dan menggunakan sayuran dari kios terdekat sebagai senjata. Perkelahian ini kemudian berlanjut setiap tahunnya, dan akhirnya menjadi sebuah festival yang diakui dan diatur oleh pemerintah kota Buñol.

Meskipun terlihat kacau, La Tomatina memiliki aturan main yang ketat. Tomat harus dihancurkan terlebih dahulu sebelum dilempar agar tidak menimbulkan cedera. Selain itu, peserta dilarang membawa botol atau benda keras lain yang dapat membahayakan. Truk-truk besar telah disiapkan untuk mendistribusikan tomat ke seluruh penjuru kota, memastikan pasokan yang cukup selama pertempuran berlangsung.

Setelah satu jam pertempuran berakhir, bunyi meriam kedua menjadi tanda diakhirinya pelemparan tomat. Petugas kebersihan kemudian segera membersihkan jalanan kota yang dipenuhi sisa-sisa tomat, sementara peserta festival biasanya melanjutkan perayaan dengan makan bersama dan menikmati suasana meriah yang masih tersisa.

Festival La Tomatina tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi daya tarik wisata utama bagi Buñol dan wilayah Valencia. Kehadiran ribuan wisatawan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal, mulai dari penginapan, kuliner, hingga suvenir.

Penyelenggara La Tomatina terus berupaya menjaga kelestarian festival ini dengan memastikan keamanan para peserta dan pengelolaan limbah yang efisien. Ke depan, fokus akan tetap pada pelestarian tradisi sambil terus berinovasi untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para pengunjung dari seluruh dunia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp