PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali memfasilitasi masyarakat untuk berinvestasi pada instrumen pendapatan tetap syariah dengan meluncurkan Sukuk Ritel seri SR025. Melalui platform digital Wondr, BNI menawarkan imbal hasil menarik ditambah dengan program cashback bagi investor yang berpartisipasi.
Peluncuran SR025 ini merupakan bagian dari upaya BNI untuk terus mendorong literasi dan inklusi keuangan syariah di Indonesia. Sukuk Ritel adalah instrumen investasi yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dan dikelola berdasarkan prinsip syariah, memberikan alternatif bagi investor yang mencari instrumen yang aman dan sesuai syariat.
SR025 sendiri merupakan penerbitan sukuk ritel terbaru dari Kementerian Keuangan RI yang menawarkan kupon atau imbal hasil yang kompetitif. Keterlibatan BNI sebagai salah satu mitra distribusi utama diharapkan dapat menjangkau lebih banyak calon investor, terutama generasi muda yang melek digital.
Untuk memudahkan akses investasi, BNI memanfaatkan aplikasi Wondr, sebuah platform digital yang dikembangkan untuk mempermudah transaksi perbankan dan investasi. Dengan Wondr, investor dapat melakukan pemesanan SR025 secara daring, mulai dari pendaftaran hingga pembayaran, tanpa perlu datang ke cabang.
Selain kemudahan akses, BNI juga memberikan insentif tambahan berupa program cashback menarik bagi investor yang melakukan pembelian SR025 melalui Wondr. Program ini dirancang untuk memberikan apresiasi kepada investor awal dan mendorong partisipasi yang lebih luas dalam penawaran sukuk ritel ini.
Besaran kupon SR025 yang ditawarkan tercatat cukup menarik, memberikan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan produk investasi konvensional sejenis. Kupon ini bersifat mengambang dengan batas minimal (floating with floor), yang berarti investor akan mendapatkan imbal hasil yang menyesuaikan dengan suku bunga acuan, namun tidak akan turun di bawah tingkat minimal yang telah ditetapkan.
Pemerintah melalui Kementerian Keuangan secara rutin menerbitkan sukuk ritel sebagai salah satu instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Investasi pada sukuk ritel dianggap aman karena dijamin oleh negara, serta memberikan kontribusi pada pembangunan nasional melalui pendanaan proyek-proyek yang sesuai prinsip syariah.
Kehadiran SR025 melalui kanal digital seperti Wondr menunjukkan komitmen BNI dalam beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen yang semakin digital. Ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperluas basis investor ritel, khususnya pada instrumen surat utang negara.
Dengan semakin banyaknya pilihan investasi yang aman dan menguntungkan, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk mengalokasikan sebagian dananya pada instrumen investasi produktif. Partisipasi dalam SR025 ini tidak hanya memberikan potensi imbal hasil yang baik, tetapi juga turut serta dalam pembiayaan pembangunan negara.
