Saturday, 29 August 2026
BREAKING
Kesehatan

Ungu Ube: Keunikan Pigmen yang Membedakannya dari Ubi Ungu Biasa

Oleh Destian August 29, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Warna ungu pekat yang menjadi ciri khas ube atau purple yam (Dioscorea alata) ternyata menyimpan perbedaan ilmiah yang signifikan jika dibandingkan dengan ubi ungu biasa (Ipomoea batatas). Perbedaan ini bukan sekadar tampilan visual, melainkan berakar pada komposisi pigmen yang terkandung di dalamnya.

Perbedaan mendasar terletak pada jenis pigmen yang bertanggung jawab atas warna ungu tersebut. Ube mengandung pigmen utama berupa antosianin, sebuah kelompok flavonoid yang dikenal memiliki berbagai manfaat kesehatan. Senyawa antosianin inilah yang memberikan warna ungu tua, bahkan terkadang kehitaman, pada ube.

Sementara itu, ubi ungu biasa, meskipun juga berwarna ungu, memiliki sumber pigmen yang berbeda. Ubi ungu biasa umumnya mendapatkan warnanya dari pigmen antosianin yang sama, namun dengan jenis dan konsentrasi yang berbeda pula. Hal ini menyebabkan gradasi warna ungu yang terlihat, di mana ube cenderung memiliki warna yang lebih intens dan pekat.

Lebih jauh lagi, penelitian ilmiah telah mengkonfirmasi perbedaan ini. Studi yang dipublikasikan dalam jurnal-jurnal ilmiah seringkali membandingkan kandungan antosianin pada kedua jenis umbi ini. Hasilnya secara konsisten menunjukkan bahwa ube memiliki profil antosianin yang lebih kaya dan beragam, serta dalam jumlah yang lebih tinggi dibandingkan ubi ungu biasa.

Perbedaan ini tidak hanya berdampak pada warna, tetapi juga berpotensi pada rasa dan kandungan nutrisi. Meskipun keduanya adalah sumber karbohidrat yang baik, variasi dalam pigmen dapat berkontribusi pada perbedaan rasa manis, tekstur, serta profil antioksidan yang ditawarkan oleh masing-masing jenis umbi. Oleh karena itu, klaim bahwa warna ungu ube memang berbeda secara ilmiah dari ubi ungu biasa terbukti benar adanya, berkat perbedaan komposisi pigmen antosianin yang dikandungnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp