Saturday, 29 August 2026
BREAKING
Kesehatan

Calcium Score: Deteksi Dini Ancaman Serangan Jantung

Oleh Destian August 29, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pemeriksaan calcium score menawarkan cara baru untuk mendeteksi risiko serangan jantung. Metode ini memungkinkan identifikasi dini plak kalsium di arteri koroner, yang merupakan indikator utama potensi penyumbatan dan ancaman kardiovaskular.

Secara sederhana, calcium score adalah hasil dari pemindaian CT non-contrast pada jantung yang bertujuan mengukur jumlah kalsium dalam dinding arteri koroner. Kalsium ini terakumulasi seiring waktu sebagai bagian dari proses aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah.

Semakin tinggi skor kalsium, semakin besar pula kemungkinan adanya plak aterosklerotik yang dapat mempersempit arteri, menghambat aliran darah, dan berujung pada serangan jantung. Dokter dapat menggunakan hasil calcium score sebagai alat bantu untuk menilai risiko kardiovaskular seseorang secara lebih akurat, melengkapi metode penilaian risiko tradisional.

Prosedur pemeriksaan calcium score relatif cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit. Pasien hanya perlu berbaring di meja pemindai CT, sementara mesin memindai area dada. Tidak diperlukan penggunaan zat pewarna (kontras) dalam pemeriksaan ini.

Penting untuk dicatat bahwa calcium score bukanlah alat diagnostik tunggal untuk serangan jantung, melainkan bagian dari evaluasi risiko kardiovaskular secara keseluruhan. Hasil pemeriksaan ini harus diinterpretasikan oleh dokter yang kompeten, yang akan mempertimbangkan faktor risiko lain seperti riwayat keluarga, tekanan darah, kadar kolesterol, diabetes, serta kebiasaan merokok.

Siapa saja yang disarankan menjalani pemeriksaan calcium score? Umumnya, pemeriksaan ini direkomendasikan untuk individu yang berusia 40 tahun ke atas, terutama mereka yang memiliki setidaknya satu faktor risiko penyakit jantung koroner. Beberapa faktor risiko tersebut meliputi riwayat keluarga penyakit jantung di usia muda, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol LDL tinggi, diabetes, obesitas, dan kebiasaan merokok.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Dicky Arminto, Sp.JP(K), MPH, Ph.D, menjelaskan, “Calcium score ini memberikan informasi tambahan yang sangat berharga. Terkadang, seseorang mungkin tidak memiliki gejala sama sekali, namun hasil calcium score-nya sudah menunjukkan adanya risiko.” Ia menambahkan bahwa temuan ini dapat memotivasi pasien untuk melakukan perubahan gaya hidup yang lebih drastis atau memulai terapi obat-obatan pencegahan.

Manfaat utama dari pemeriksaan calcium score adalah kemampuannya untuk mengidentifikasi individu yang mungkin berisiko tinggi namun belum terdeteksi oleh metode penilaian risiko konvensional. Hal ini memungkinkan intervensi pencegahan yang lebih tepat sasaran, seperti modifikasi gaya hidup dan pengobatan, untuk mengurangi kemungkinan terjadinya serangan jantung di masa depan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp