Friday, 28 August 2026
BREAKING
Kesehatan

Lonjakan Kasus Kanker Usia Muda di Inggris: Obesitas Diduga Jadi Pemicu Utama

Oleh Destian August 28, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebelas jenis kanker dilaporkan mengalami peningkatan kasus yang signifikan di kalangan usia muda di Inggris. Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan tenaga medis dan peneliti, yang mulai mengidentifikasi potensi pemicu di balik tren mengkhawatirkan tersebut.

Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal eClinicalMedicine menyoroti kaitan antara meningkatnya kasus kanker pada individu di bawah usia 25 tahun dengan peningkatan angka obesitas di negara tersebut. Para ilmuwan dari University College London (UCL) menganalisis data dari Office for National Statistics (ONS) dan menemukan bahwa ada tren peningkatan yang jelas untuk sebelas jenis kanker tertentu, termasuk kanker usus besar, ginjal, dan pankreas, pada kelompok usia muda selama dua dekade terakhir.

Meskipun penyebab pasti dari lonjakan ini masih dalam tahap investigasi, obesitas muncul sebagai faktor risiko yang paling menonjol. Dr. Stephen Schubiner, seorang ahli onkologi yang tidak terlibat dalam penelitian ini, memberikan pandangannya, “Ada banyak sekali bukti yang menunjukkan bahwa obesitas adalah pemicu utama peningkatan kanker, dan ini adalah berita buruk bagi anak-anak dan dewasa muda.” Ia menambahkan bahwa obesitas dapat menyebabkan peradangan kronis dan perubahan hormonal yang memfasilitasi pertumbuhan sel kanker.

Penelitian UCL yang dipimpin oleh Profesor Sir Michael Marmot ini mengamati data dari tahun 1998 hingga 2018. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat obesitas di Inggris meningkat drastis selama periode yang sama, sejalan dengan peningkatan kasus kanker pada usia muda. Profesor Marmot menyatakan, “Kami menemukan bahwa peningkatan risiko kanker ini sangat mungkin terkait dengan peningkatan obesitas di kalangan anak-anak dan dewasa muda.” Ia juga menekankan bahwa obesitas tidak hanya berkontribusi pada peningkatan risiko kanker, tetapi juga dapat memperburuk prognosis bagi mereka yang didiagnosis.

Para peneliti menyebutkan bahwa pola makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik adalah dua faktor utama yang berkontribusi terhadap epidemi obesitas di kalangan anak-anak dan dewasa muda. “Ini adalah masalah yang sangat kompleks, tetapi kami perlu melihat apa yang dapat kami lakukan untuk mencegah anak-anak menjadi kelebihan berat badan atau obesitas sejak awal,” ujar Profesor Marmot. Ia juga menggarisbawahi pentingnya intervensi kebijakan yang lebih luas, termasuk yang berkaitan dengan lingkungan makanan dan promosi gaya hidup sehat, untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat yang mendesak ini.

Selain obesitas, faktor lain yang mungkin berkontribusi termasuk paparan lingkungan, perubahan gaya hidup, dan mungkin faktor genetik yang belum teridentifikasi. Namun, bukti yang ada saat ini sangat kuat mengarah pada obesitas sebagai pemicu utama. Para ahli menyerukan tindakan segera untuk mengatasi masalah obesitas pada usia muda guna menekan angka kasus kanker di masa depan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp