Menghitung kebutuhan kalori harian menjadi kunci utama bagi mereka yang sedang menjalani program diet. Menurut penjelasan dari dokter gizi, strategi pengurangan porsi makanan secara asal-asalan justru bisa berdampak kurang baik bagi kesehatan. Pemahaman yang benar mengenai asupan kalori sesuai dengan kebutuhan tubuh adalah langkah krusial untuk mencapai hasil diet yang optimal.
Dokter gizi menekankan bahwa perhitungan kalori ideal tidak hanya didasarkan pada satu faktor saja. Ada beberapa variabel penting yang perlu dipertimbangkan, termasuk berat badan, tinggi badan, usia, jenis kelamin, serta tingkat aktivitas fisik seseorang. Angka-angka ini menjadi fondasi untuk menentukan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan Angka Metabolisme Basal (AMB).
Lebih lanjut, perhitungan ini akan berlanjut pada penentuan Total Energi Kebutuhan (TEK). TEK ini kemudian disesuaikan dengan tujuan diet yang diinginkan, apakah untuk menurunkan berat badan, mempertahankan berat badan, atau menaikkan berat badan. Untuk tujuan penurunan berat badan, misalnya, perlu ada defisit kalori yang sehat, namun tidak berlebihan.
Seorang dokter gizi mengingatkan, “Mengurangi porsi makanan secara drastis tanpa perhitungan yang tepat dapat menyebabkan tubuh kekurangan nutrisi penting dan memicu masalah kesehatan lain.” Ia menambahkan, “Lebih baik fokus pada kualitas makanan dan kuantitas yang sesuai dengan kebutuhan energi kita.”
Contoh konkretnya, seseorang dengan berat badan 60 kg, tinggi 160 cm, usia 30 tahun, berjenis kelamin perempuan, dan memiliki aktivitas fisik ringan, akan memiliki kebutuhan kalori yang berbeda dengan individu lain yang memiliki karakteristik berbeda. Perbedaan ini sangat signifikan dan harus diperhitungkan secara cermat agar program diet berjalan efektif dan aman.
Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk mengurangi porsi makan, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan profesional gizi. Mereka dapat membantu menghitung kebutuhan kalori secara akurat dan menyusun rencana makan yang seimbang, memastikan tubuh tetap mendapatkan nutrisi yang cukup sambil mencapai target berat badan yang diinginkan.
