Sunday, 16 August 2026
BREAKING
Olahraga

Dukungan Tak Terduga untuk Infantino: Andrew Giuliani Kritik “Iri Hati” Pesaing Politik

Oleh Achmad August 16, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang tengah menghadapi tekanan terkait rencana penjualan saham Piala Dunia, menerima dukungan tak terduga dari Andrew Giuliani, seorang tokoh yang dikenal dekat dengan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Dukungan ini datang di tengah gejolak yang melanda federasi sepak bola dunia tersebut.

Giuliani, dalam sebuah pernyataan yang diungkapkan kepada media, secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Infantino. Ia berargumen bahwa kritik yang dilontarkan terhadap rencana FIFA ini lebih didorong oleh motif politik dan rasa iri ketimbang keprihatinan yang tulus terhadap sepak bola.

Lebih lanjut, Giuliani mengaitkan penolakan terhadap Infantino dengan persaingan politik yang lebih luas, khususnya yang berkaitan dengan narasi seputar kekuasaan dan pengaruh di kancah internasional. Ia menyindir bahwa pihak-pihak yang menentang Infantino pada dasarnya hanya merasa “iri” dengan posisinya saat ini.

“Ini jelas merupakan masalah politik,” ujar Giuliani, merujuk pada situasi yang dihadapi Infantino. Ia menambahkan, “Mereka (para kritikus) hanya iri, itu saja.” Pernyataan ini mencerminkan pandangan bahwa kontroversi seputar FIFA telah melampaui ranah olahraga dan merambah ke arena perebutan kekuasaan.

Rencana FIFA untuk melakukan penjualan saham Piala Dunia memang telah memicu berbagai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk anggota komite eksekutif dan federasi sepak bola nasional. Kekhawatiran muncul terkait potensi komersialisasi berlebihan dan hilangnya kontrol atas turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.

Namun, Giuliani memilih untuk membingkai isu ini dari sudut pandang yang berbeda. Ia melihat adanya agenda tersembunyi di balik kritik-kritik tersebut, yang menurutnya tidak berakar pada kepentingan sepak bola itu sendiri.

Dukungan dari figur seperti Andrew Giuliani, yang memiliki koneksi politik kuat, memberikan dimensi baru pada perdebatan yang sedang berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa dinamika di balik layar FIFA bisa jadi jauh lebih kompleks dari sekadar urusan olahraga semata.

Bagikan: Facebook X WhatsApp