Tuesday, 11 August 2026
BREAKING
Olahraga

AS Dukung UEFA, Infantino Hadapi Tekanan Lebih Besar

Oleh Achmad August 10, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (USSF) mengambil sikap tegas, memilih untuk berpihak pada UEFA dalam perselisihan terkait rencana FIFA. Keputusan ini menambah tekanan terhadap Presiden FIFA, Gianni Infantino, yang sebelumnya telah menghadapi kritik dari konfederasi Eropa tersebut.

Langkah USSF ini disampaikan melalui surat resmi yang dilayangkan kepada FIFA pada 23 Mei 2024. Surat tersebut menegaskan penolakan USSF terhadap proposal perubahan statuta FIFA yang dianggap tidak proporsional dan berpotensi merusak tatanan sepak bola global. USSF secara eksplisit mendukung posisi yang diambil oleh UEFA terkait isu ini.

Dalam suratnya, USSF menyatakan, “Kami terkejut dan kecewa dengan proposal perubahan statuta yang diajukan oleh FIFA. Kami percaya bahwa proposal ini tidak mempertimbangkan secara memadai dampak negatifnya terhadap integritas dan keberlanjutan sepak bola global.” Pernyataan ini menggarisbawahi kekhawatiran mendalam federasi tersebut terhadap arah yang diambil oleh badan sepak bola dunia.

Ketegangan antara FIFA dan UEFA bukan hal baru. Sebelumnya, UEFA telah menyuarakan keberatan keras terhadap rencana FIFA untuk mengubah statuta, termasuk isu terkait pendanaan dan struktur tata kelola. UEFA berargumen bahwa perubahan tersebut akan memberikan kekuasaan yang berlebihan kepada FIFA dan mengurangi otonomi konfederasi regional.

Dukungan dari USSF, salah satu federasi sepak bola terbesar di dunia, tentu akan memperkuat posisi UEFA. Ini menunjukkan bahwa penolakan terhadap proposal FIFA tidak hanya terbatas pada Eropa, tetapi juga meluas ke federasi anggota di benua lain. Sikap USSF ini dapat memicu reaksi berantai dari federasi lain yang mungkin memiliki kekhawatiran serupa.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, kini dihadapkan pada tantangan yang semakin besar untuk meyakinkan para anggotanya agar menyetujui agenda reformasi yang diajukan. Dengan adanya penolakan dari UEFA dan kini USSF, Infantino perlu mencari cara untuk menjembatani perbedaan pandangan dan membangun konsensus yang lebih luas agar program-program FIFA dapat berjalan lancar tanpa merusak fondasi sepak bola internasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp