Dua stadion megah di Indonesia, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat di Bandung, telah resmi dipilih sebagai lokasi pertandingan untuk gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. Penunjukan ini mengukuhkan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah salah satu turnamen sepak bola bergengsi di kawasan ASEAN.
Pemilihan kedua stadion tersebut tidak terlepas dari kapasitas dan fasilitas yang memadai. SUGBK, sebagai ikon olahraga nasional, telah berulang kali membuktikan kemampuannya dalam menyelenggarakan acara berskala internasional. Sementara itu, Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung juga telah melalui berbagai pembenahan untuk memenuhi standar yang ditetapkan oleh FIFA.
Proses penunjukan ini merupakan hasil dari evaluasi mendalam yang dilakukan oleh federasi sepak bola internasional. Berbagai aspek teknis, keamanan, serta kesiapan infrastruktur pendukung menjadi pertimbangan utama. Keberadaan dua stadion ini diharapkan dapat memberikan pengalaman terbaik bagi para atlet, tim peserta, serta penonton yang hadir.
Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti, mengonfirmasi penetapan kedua stadion tersebut. Ia menyatakan, “Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Si Jalak Harupat ditunjuk menjadi venue pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026.” Pernyataan ini menegaskan langkah konkret persiapan Indonesia dalam menyambut turnamen tersebut.
Kementerian PUPR sendiri memiliki peran krusial dalam memastikan kesiapan fisik stadion. Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya, berbagai upaya perbaikan dan pemeliharaan dilakukan untuk memastikan kedua venue memenuhi standar FIFA. Ini termasuk aspek kelayakan teknis, kenyamanan, dan keamanan bagi seluruh pihak yang terlibat.
FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan akan berlangsung pada tahun 2026, namun tanggal pasti penyelenggaraannya masih menunggu pengumuman lebih lanjut dari FIFA. Dengan ditunjuknya SUGBK dan Si Jalak Harupat, harapan besar disematkan agar turnamen ini dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola di Indonesia serta kawasan ASEAN.
