Ratusan penumpang sebuah penerbangan Air India mengalami pengalaman mengerikan saat terjebak di dalam pesawat selama sepuluh jam tanpa pendingin udara yang berfungsi. Insiden yang terjadi pada penerbangan AI 171 dari Delhi ke San Francisco ini membuat 373 penumpang harus bertahan dalam kondisi panas dan pengap yang menyiksa sebelum akhirnya penerbangan tersebut dibatalkan.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (24/8/2023) waktu setempat ini berawal saat pesawat Boeing 777-300ER tersebut mengalami penundaan keberangkatan yang cukup lama. Menurut laporan sejumlah penumpang yang dibagikan di media sosial, masalah utama adalah matinya sistem pendingin udara (AC) di dalam kabin pesawat, sementara penumpang sudah berada di dalam dan pintu pesawat tertutup.
Kondisi di dalam kabin dilaporkan semakin memburuk seiring berjalannya waktu. Penumpang mengeluhkan suhu yang sangat panas dan udara yang pengap, menimbulkan rasa tidak nyaman dan bahkan kepanikan di antara mereka. Beberapa penumpang membagikan video dan foto yang menunjukkan suasana di dalam pesawat, memperlihatkan penumpang yang kepanasan dan berusaha mencari udara segar.
Salah seorang penumpang, yang dikutip oleh The Indian Express, menggambarkan pengalamannya sebagai ‘siksaan’. “Kami duduk di dalam pesawat selama 10 jam. AC tidak berfungsi. Kami tidak diizinkan turun. Ini adalah pengalaman terburuk dalam hidup saya,” ujarnya.
Pihak Air India, melalui pernyataan resminya, membenarkan adanya insiden tersebut dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para penumpang. Maskapai menyatakan bahwa penundaan penerbangan disebabkan oleh masalah teknis pada pesawat yang tidak dapat segera diatasi.
Menurut pernyataan Air India, setelah masalah AC teridentifikasi, keputusan untuk membatalkan penerbangan diambil demi keselamatan dan kenyamanan penumpang. Para penumpang kemudian dialihkan ke penerbangan berikutnya yang tersedia, dengan akomodasi yang disediakan oleh maskapai.
Meskipun Air India telah memberikan akomodasi dan mengalihkan penumpang, insiden ini menimbulkan pertanyaan mengenai prosedur penanganan masalah teknis dan kenyamanan penumpang dalam situasi darurat. Pengalaman yang dialami ratusan penumpang ini menjadi sorotan dan memicu diskusi mengenai standar pelayanan maskapai penerbangan.
Pihak regulator penerbangan sipil India diperkirakan akan meninjau insiden ini untuk memastikan kepatuhan maskapai terhadap standar keselamatan dan operasional. Perkembangan selanjutnya terkait investigasi dan langkah perbaikan yang akan diambil oleh Air India akan terus dipantau.
