PT Habco Trans Maritim Tbk (HATM) baru-baru ini mengumumkan rencana pelaksanaan penawaran umum terbatas terbatas (PUT) II atau private placement sebanyak 640 juta saham. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan dan mendanai ekspansi bisnis. Menariknya, identitas para investor yang akan menyerap saham baru ini telah terungkap, memberikan gambaran lebih jelas mengenai siapa saja yang turut serta dalam pendanaan strategis HATM.
Informasi mengenai private placement ini pertama kali diungkapkan oleh HATM melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan menyampaikan bahwa penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) ini akan dilakukan sebanyak-banyaknya sebesar 640.000.000 saham biasa atas nama dari portepel perusahaan. Jumlah saham ini setara dengan 10,67% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan setelah pelaksanaan private placement.
Dalam keterbukaan tersebut, HATM juga merinci siapa saja yang menjadi calon investor dalam aksi korporasi ini. Terdapat dua entitas utama yang akan menyerap saham baru tersebut, yaitu PT Lautan Teduh Investama dan PT Surya Kencana Sakti. Masing-masing investor akan menyerap sejumlah 320 juta saham HATM.
PT Lautan Teduh Investama dan PT Surya Kencana Sakti merupakan perusahaan yang terafiliasi dengan HATM. PT Lautan Teduh Investama diketahui merupakan pemegang saham pengendali HATM, sedangkan PT Surya Kencana Sakti adalah pemegang saham mayoritas di PT Lautan Teduh Investama. Dengan demikian, private placement ini secara efektif akan memperkuat posisi kepemilikan para pemegang saham pengendali di HATM.
Dana segar yang berhasil dihimpun dari pelaksanaan private placement ini rencananya akan digunakan oleh HATM untuk berbagai keperluan strategis. Salah satunya adalah untuk keperluan modal kerja operasional perusahaan, yang mencakup pendanaan untuk kegiatan operasional harian maupun pengembangan bisnis lebih lanjut. Selain itu, sebagian dana juga dialokasikan untuk mendukung rencana ekspansi usaha perusahaan di masa mendatang.
Sebelumnya, HATM telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan pada tanggal 22 Agustus 2023. Persetujuan ini menjadi landasan hukum bagi perusahaan untuk melaksanakan aksi korporasi berupa private placement tersebut.
Perusahaan berharap dengan adanya suntikan modal ini, HATM dapat meningkatkan kapasitas bisnisnya, memperluas jangkauan operasional, dan pada akhirnya meningkatkan nilai perusahaan di mata para pemegang saham. Langkah ini juga mencerminkan strategi perusahaan untuk terus bertumbuh di tengah dinamika industri maritim yang kompetitif.
Pasca pelaksanaan private placement, pergerakan saham HATM akan terus menjadi sorotan. Investor akan memantau bagaimana penggunaan dana hasil private placement ini berdampak pada kinerja keuangan dan operasional perusahaan, serta bagaimana langkah strategis HATM selanjutnya dalam mengoptimalkan potensi bisnisnya.
