Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pesan kunci mengenai sumber kekuatan sebuah negara saat menghadiri KTT BRICS di India. Ia menekankan bahwa kekuatan sejati sebuah bangsa berasal dari dalam negeri, yang dibangun bersama rakyatnya, serta didukung oleh kemandirian dan kedaulatan.
Pernyataan Prabowo ini disampaikan dalam forum internasional yang dihadiri oleh negara-negara anggota BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan) serta sejumlah negara undangan lainnya. KTT BRICS tahun ini diselenggarakan di India dengan tema yang beragam, termasuk pemulihan ekonomi pasca-pandemi, stabilitas global, dan reformasi sistem multilateral.
Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti pentingnya menjaga kedaulatan pangan, energi, dan pertahanan sebagai pilar utama kemandirian bangsa. Menurutnya, negara yang mampu memenuhi kebutuhan dasarnya sendiri akan memiliki posisi yang lebih kuat dalam diplomasi internasional dan mampu menghadapi berbagai tantangan global tanpa terlalu bergantung pada pihak luar.
Ia memberikan contoh bagaimana negara-negara yang berhasil membangun kekuatan dari dalam negeri, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, mampu bangkit dari krisis dan menjadi pemain penting di panggung dunia. Prinsip ini, menurut Prabowo, sangat relevan bagi Indonesia dalam upaya mewujudkan visi menjadi negara maju dan berdaulat.
Konteks kehadiran Prabowo di KTT BRICS juga menandakan minat Indonesia untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara berkembang dan mencari peluang kerja sama yang saling menguntungkan. BRICS sendiri merupakan blok ekonomi yang mewakili sebagian besar populasi dunia dan memiliki pengaruh ekonomi yang signifikan.
Prabowo juga sempat menyinggung pentingnya kerja sama antarnegara berkembang dalam menghadapi ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global. Ia berpandangan bahwa solidaritas dan kolaborasi antarnegara yang memiliki aspirasi serupa dapat menjadi kekuatan penyeimbang dalam tatanan dunia yang terus berubah.
Pesan yang disampaikan Prabowo ini sejalan dengan narasi pembangunan nasional Indonesia yang menekankan pada penguatan ekonomi domestik, hilirisasi industri, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kemandirian menjadi kata kunci yang terus digaungkan oleh pemerintah untuk memastikan Indonesia tidak mudah terombang-ambing oleh dinamika eksternal.
Kehadiran Prabowo di forum BRICS ini diharapkan dapat membuka pintu bagi kerja sama konkret di masa depan, baik dalam bidang ekonomi, teknologi, maupun pertahanan, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada penguatan posisi Indonesia di kancah global.
