Friday, 28 August 2026
BREAKING
Berita

Pontianak Diselimuti Asap Tebal, 2.610 Titik Api Terdeteksi di Kalimantan Barat

Oleh Ishak August 28, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Pontianak kini diselimuti kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas di Kalimantan Barat. Data terbaru mencatat sebanyak 2.610 titik api terdeteksi di seluruh provinsi, menimbulkan kekhawatiran serius terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.

Kondisi ini menyebabkan jarak pandang di Kota Pontianak dan sekitarnya menurun drastis, mengganggu aktivitas penerbangan dan transportasi darat. Warga terpaksa mengenakan masker untuk melindungi diri dari paparan asap yang mengandung partikel berbahaya.

Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, peningkatan jumlah titik api ini terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Titik-titik api tersebut mayoritas terkonsentrasi di beberapa kabupaten seperti Kubu Raya, Mempawah, Sambas, dan Sanggau.

Penyebab utama karhutla di wilayah ini diduga kuat berasal dari praktik pembukaan lahan dengan cara membakar, baik yang disengaja maupun tidak. Musim kemarau yang diperparah dengan kondisi cuaca kering mempercepat penyebaran api, mengubah lahan gambut dan hutan menjadi sumber asap yang masif.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat telah mengambil langkah-langkah penanggulangan, termasuk mengerahkan tim gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan unsur terkait lainnya untuk memadamkan api. Upaya pemadaman dilakukan baik melalui darat maupun udara, menggunakan helikopter water bombing.

Dampak kabut asap ini tidak hanya dirasakan oleh warga Pontianak, tetapi juga meluas ke daerah lain di Kalimantan Barat, bahkan berpotensi mencapai negara tetangga. Kualitas udara dilaporkan berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat, memicu peningkatan kasus penyakit pernapasan.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menjaga kesehatan, dan segera berobat jika mengalami gejala gangguan pernapasan. Sekolah-sekolah juga telah diinstruksikan untuk mempertimbangkan opsi pembelajaran jarak jauh demi keselamatan siswa.

Meskipun upaya pemadaman terus dilakukan, tantangan besar masih menghadang mengingat luasnya area yang terbakar dan kondisi geografis yang sulit dijangkau. Kewaspadaan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengatasi krisis asap ini.

Situasi karhutla di Kalimantan Barat ini menjadi pengingat pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pembakaran lahan dan perlunya solusi jangka panjang untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp