Sunday, 16 August 2026
BREAKING
Berita

NTT Kembali Bergetar: Gempa Susulan M5,6 Guncang Wilayah Ini, Tak Berpotensi Tsunami

Oleh Ishak August 16, 2026 51 minutes lalu 0 komentar

Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali diguncang gempa susulan pada Selasa (16/8/2026) siang. Gempa dengan magnitudo 5,6 tersebut berpusat di laut dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami, menurut keterangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Gempa susulan ini terjadi setelah serangkaian gempa yang mengguncang wilayah NTT beberapa waktu sebelumnya, menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat. BMKG segera merilis informasi mengenai kekuatan dan lokasi gempa untuk menenangkan publik dan memberikan panduan yang tepat.

Menurut data BMKG, gempa susulan tersebut terjadi pada pukul 13:45 WIB. Episenter gempa terletak pada koordinat 7.81 Lintang Selatan (LS) dan 122.71 Bujur Timur (BT), atau sekitar 74 km arah barat laut dari Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Kedalaman gempa tercatat mencapai 10 kilometer di bawah permukaan laut.

Meskipun berpusat di laut, BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak memiliki potensi tsunami. Hal ini berdasarkan analisis terhadap data gelombang laut dan mekanisme patahan yang terjadi. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Gempa susulan ini menjadi pengingat akan aktivitas seismik yang cukup tinggi di wilayah Indonesia, khususnya di zona Cincin Api Pasifik. BMKG terus memantau aktivitas gempa di seluruh wilayah Indonesia dan memberikan informasi terkini kepada publik.

Belum ada laporan resmi mengenai dampak kerusakan atau korban jiwa akibat gempa susulan M5,6 ini. Namun, BMKG mengimbau masyarakat yang berada di sekitar wilayah episenter untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan lainnya. Koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus dilakukan untuk memantau situasi.

BMKG secara rutin mengeluarkan peringatan dini dan informasi terkait gempa untuk membantu masyarakat dalam menghadapi bencana alam ini. Edukasi mengenai kesiapsiagaan bencana menjadi kunci penting agar masyarakat dapat merespons dengan tepat ketika terjadi gempa.

Masyarakat diimbau untuk selalu memperbarui informasi dari sumber resmi BMKG dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Kewaspadaan dan kesigapan menjadi prioritas utama dalam menghadapi potensi bencana alam.

Bagikan: Facebook X WhatsApp