Monday, 17 August 2026
BREAKING
Berita

Menteri AHY: Pekerja Migran Indonesia adalah Kekuatan Bangsa, Perlu Perlindungan Optimal

Oleh Ishak August 17, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa Pekerja Migran Indonesia (PMI) merupakan bagian tak terpisahkan dari kekuatan bangsa. Pernyataan ini disampaikan dalam konteks pentingnya memberikan perlindungan maksimal serta apresiasi terhadap kontribusi para PMI yang bekerja di luar negeri.

Dalam berbagai kesempatan, Menteri AHY kerap menyoroti peran vital PMI. Mereka tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi keluarga di tanah air, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap devisa negara melalui remitansi yang dikirimkan. Data dari Bank Indonesia menunjukkan aliran remitansi dari pekerja migran selalu menjadi penyumbang devisa yang substansial.

Lebih dari sekadar angka ekonomi, AHY memandang PMI sebagai duta bangsa di kancah internasional. Keberadaan mereka di berbagai negara membuka pintu diplomasi informal, memperkenalkan budaya Indonesia, serta membangun jejaring kerja sama yang bermanfaat bagi negara. Oleh karena itu, perlindungan yang mereka terima harus menjadi prioritas utama pemerintah.

Pemerintah, melalui berbagai kementerian dan lembaga terkait, terus berupaya meningkatkan kualitas perlindungan bagi PMI. Mulai dari proses rekrutmen yang lebih transparan dan adil, pelatihan keterampilan yang memadai, hingga penanganan kasus-kasus yang menimpa PMI di negara penempatan. Upaya ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

Salah satu tantangan yang dihadapi PMI adalah kerentanan terhadap praktik-praktik ilegal, seperti penipuan dalam proses perekrutan atau eksploitasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Menteri AHY menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi yang gencar agar calon PMI tidak mudah terjerat oleh sindikat ilegal.

Selain perlindungan saat bekerja di luar negeri, pemerintah juga berupaya memberikan perhatian pada masa kepulangan PMI. Program reintegrasi, bantuan permodalan untuk usaha mandiri, serta fasilitasi akses terhadap layanan publik lainnya menjadi penting agar para PMI dapat kembali membangun kehidupan yang lebih baik di tanah air.

Dalam konteks yang lebih luas, pengakuan terhadap PMI sebagai kekuatan bangsa juga mendorong perlunya perbaikan sistem dan kebijakan secara berkelanjutan. Hal ini mencakup penguatan kerja sama bilateral dengan negara-negara penempatan, serta peningkatan advokasi hak-hak pekerja migran di forum internasional.

Menteri AHY berharap agar seluruh elemen masyarakat, termasuk sektor swasta dan organisasi kemasyarakatan, turut serta dalam memberikan dukungan dan apresiasi kepada para PMI. Kolaborasi ini penting untuk memastikan bahwa PMI mendapatkan hak-hak mereka secara penuh dan dapat berkontribusi lebih optimal bagi pembangunan bangsa.

Ke depan, upaya untuk memastikan kesejahteraan dan keamanan PMI akan terus menjadi agenda prioritas. Penguatan sinergi antarlembaga dan peningkatan kesadaran publik akan peran penting PMI diharapkan dapat mewujudkan kondisi yang lebih baik bagi para pahlawan devisa negara ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp