Fenomena gerakan bibir yang menyerupai ungkapan ‘iyup’ atau menutup bibir dengan cepat kerap terlihat pada pengguna behel atau kawat gigi. Ternyata, ada alasan medis di balik kebiasaan ini yang diungkap oleh para dokter gigi.
Gerakan ‘iyup’ ini merupakan respons tubuh terhadap adanya benda asing di dalam mulut, yaitu kawat gigi. Sensasi yang ditimbulkan oleh kawat gigi, baik karena gesekan maupun tekanan, seringkali memicu refleks untuk menutup bibir sebagai upaya perlindungan diri atau sekadar menyesuaikan diri dengan kehadiran kawat tersebut.
Menurut Dr. drg. R. M. Dwinanto, Sp.Ort(K), spesialis ortodonti, sensasi yang dirasakan oleh pengguna behel bisa bermacam-macam. “Bisa jadi karena ada bagian kawat yang tajam, atau bagian bracket yang agak menonjol, sehingga menimbulkan gesekan yang tidak nyaman di bibir atau pipi bagian dalam,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Dwinanto menambahkan bahwa gerakan ‘iyup’ juga bisa muncul akibat adanya tekanan dari kawat gigi yang sedang bekerja merapikan gigi. “Saat gigi mulai bergerak, pasti ada sensasi tarikan atau tekanan. Otot-otot sekitar mulut, termasuk bibir, akan bereaksi terhadap perubahan ini,” ungkapnya.
Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan akan berkurang seiring adaptasi tubuh terhadap behel. Namun, jika rasa tidak nyaman terus berlanjut atau terasa sangat mengganggu, pengguna behel disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter gigi ortodonti. “Jika ada bagian yang terasa tajam atau mengganjal, segera kontrol ke dokter gigi. Jangan dibiarkan karena bisa menimbulkan luka,” tegas Dr. Dwinanto.
Dokter gigi dapat melakukan penyesuaian pada behel, seperti memotong ujung kawat yang tajam atau merapikan bracket, untuk mengurangi gesekan dan ketidaknyamanan. Penggunaan lilin ortodonti (orthodontic wax) juga bisa menjadi solusi sementara untuk menutupi bagian behel yang berpotensi melukai bibir atau pipi.
Selain itu, kebersihan mulut yang terjaga dengan baik juga sangat krusial bagi pengguna behel. Membersihkan gigi dan behel secara rutin dapat mencegah iritasi dan infeksi yang mungkin timbul akibat adanya benda asing di dalam mulut.
