Merek busana LAKON mengakhiri partisipasinya di Jakarta Fashion Week (JFW) 2026 dengan peragaan koleksi bertajuk ‘HARSA’. Perhelatan ini menandai puncak dari upaya delapan tahun LAKON dalam mencari dan memberdayakan pengrajin lokal di seluruh Indonesia.
Koleksi ‘HARSA’, yang berarti kebahagiaan dalam bahasa Sanskerta, memamerkan keindahan kerajinan tangan Indonesia yang dikolaborasikan dengan sentuhan modern. Sebanyak 20 looks ditampilkan, yang merupakan hasil kerja sama LAKON dengan berbagai kelompok pengrajin dari berbagai daerah, termasuk Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan Bali.
Pendiri LAKON, Amanda Lestari, menyampaikan bahwa proses pencarian dan pembinaan pengrajin ini bukan perjalanan yang singkat. Selama delapan tahun, tim LAKON telah menjelajahi berbagai penjuru negeri untuk menemukan potensi tersembunyi dalam tradisi kerajinan lokal dan mengembangkan keterampilan para pengrajin agar sesuai dengan tuntutan pasar mode kontemporer.
Melalui program pendampingan intensif, LAKON tidak hanya berfokus pada kualitas produk, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan pengrajin. Mereka diajari teknik produksi yang lebih efisien, standar kualitas internasional, serta cara memasarkan karya mereka secara lebih luas.
Amanda Lestari menambahkan dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh CNN Indonesia, “Setiap koleksi yang kami hadirkan adalah cerita tentang perjuangan dan kebanggaan para pengrajin. ‘HARSA’ ini adalah perwujudan dari kebahagiaan yang kami rasakan ketika melihat karya mereka diapresiasi dan membawa dampak positif bagi komunitas mereka.”
Peragaan busana di JFW 2026 ini menjadi platform penting bagi LAKON untuk mempromosikan kekayaan budaya dan kreativitas Indonesia di kancah nasional maupun internasional. Koleksi ‘HARSA’ menampilkan beragam teknik tradisional seperti batik tulis, tenun ikat, dan bordir yang diinterpretasikan ulang dengan desain yang segar dan relevan bagi pecinta mode masa kini.
Partisipasi LAKON di JFW 2026 ini sekaligus menjadi penutup dari rangkaian panjang dedikasi mereka dalam mendukung ekosistem fesyen berkelanjutan di Indonesia, dengan fokus kuat pada pemberdayaan sumber daya manusia lokal.
Ke depan, LAKON berencana untuk terus melanjutkan misi mereka dalam melestarikan dan mengembangkan warisan kerajinan nusantara, meskipun tidak lagi secara rutin tampil di ajang JFW. Fokus akan lebih diarahkan pada pengembangan produk inovatif dan program pemberdayaan yang lebih mendalam bagi para pengrajin.
