Sunday, 23 August 2026
BREAKING
Berita

Kebakaran Hutan dan Lahan di Way Kambas Berhasil Dipadamkan Berkat Respons Cepat 200 Personel Gabungan

Oleh Ishak August 23, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Lampung – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sebagian kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung berhasil menunjukkan hasil positif. Sebanyak 200 personel gabungan dari berbagai instansi dikerahkan untuk mengatasi api yang sempat mengancam ekosistem vital tersebut, dan kini dilaporkan berhasil dipadamkan.

Kepala Balai TNWK, Subakir, mengonfirmasi bahwa api yang sempat berkobar di beberapa titik di dalam kawasan TNWK telah berhasil dijinakkan. Operasi pemadaman yang melibatkan ratusan personel ini menjadi kunci keberhasilan dalam mencegah meluasnya kebakaran dan meminimalkan dampak kerugian terhadap flora dan fauna di dalamnya.

Ratusan personel yang terlibat dalam operasi gabungan ini terdiri dari unsur Taman Nasional Way Kambas sendiri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, TNI, Polri, serta relawan masyarakat peduli api. Sinergi antarlembaga ini menjadi tulang punggung dalam penanganan karhutla yang seringkali membutuhkan respon cepat dan terkoordinasi.

Meskipun titik pasti awal mula api belum dirinci, laporan menyebutkan bahwa karhutla ini terjadi di beberapa sektor dalam kawasan TNWK. Luas lahan yang terdampak kebakaran bervariasi tergantung pada laporan terbaru, namun fokus utama adalah pencegahan agar api tidak merembet ke area yang lebih luas dan membahayakan habitat satwa langka yang dilindungi di Way Kambas.

Kondisi cuaca kering dan angin yang cukup kencang menjadi tantangan tersendiri bagi tim pemadam. Namun, dengan strategi yang matang, termasuk penggunaan alat pemadam tradisional seperti gepyok dan pompa air, serta dukungan helikopter water bombing jika diperlukan, petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api secara efektif.

Taman Nasional Way Kambas merupakan salah satu kawasan konservasi terpenting di Indonesia, rumah bagi berbagai spesies satwa langka seperti gajah Sumatera, harimau Sumatera, badak Sumatera, dan tapir. Ancaman karhutla selalu menjadi perhatian serius karena dapat merusak habitat dan mengancam kelangsungan hidup satwa-satwa tersebut.

Keberhasilan pemadaman ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan dan upaya pencegahan karhutla di wilayah sekitar TNWK. Edukasi kepada masyarakat tentang bahaya membakar lahan dan pentingnya menjaga kelestarian hutan tetap menjadi prioritas.

Pihak Balai TNWK mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama di musim kemarau. Pengawasan rutin dan patroli di area rawan juga akan terus ditingkatkan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp