Sebuah kapal pesiar yang membawa 186 penumpang dilaporkan kandas di Sungai Loire, Prancis, akibat fenomena penyusutan debit air yang drastis. Insiden ini memaksa dilakukannya evakuasi terhadap seluruh penumpang demi keselamatan mereka.
Kejadian nahas ini terjadi pada Senin (31/7/2023) waktu setempat. Kapal pesiar bernama MS Cyrano tersebut kandas di dekat kota Chalonnes-sur-Loire. Kondisi sungai yang menyusut tajam, diduga akibat gelombang panas dan kekeringan yang melanda Eropa dalam beberapa waktu terakhir, menjadi penyebab utama kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran.
Menurut laporan dari media Prancis, Ouest-France, tim penyelamat segera dikerahkan ke lokasi setelah kapal dilaporkan kandas. Seluruh penumpang, yang terdiri dari berbagai kewarganegaraan, berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban jiwa. Mereka kemudian dialihkan ke akomodasi sementara di darat.
Penyebab pasti kandasnya kapal masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh otoritas terkait. Namun, faktor utama yang disorot adalah dampak perubahan iklim yang menyebabkan kekeringan ekstrem dan penurunan permukaan air sungai secara signifikan. Sungai Loire, yang merupakan sungai terpanjang di Prancis, memang rentan terhadap fluktuasi debit air, terutama saat musim kemarau panjang.
Pihak perusahaan operator kapal pesiar, CroisiEurope, menyatakan penyesalan atas insiden tersebut dan menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama mereka. Perusahaan juga berjanji akan memberikan kompensasi yang layak kepada para penumpang yang terdampak.
Kondisi sungai yang mengering bukan hanya berdampak pada transportasi air, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran lain bagi ekosistem dan pasokan air bersih di wilayah tersebut. Fenomena ini menjadi pengingat akan kerentanan infrastruktur dan kehidupan manusia terhadap perubahan iklim.
Otoritas setempat kini tengah berupaya mencari solusi untuk membebaskan kapal pesiar tersebut dari posisinya yang kandas. Upaya ini diperkirakan akan memakan waktu dan bergantung pada kondisi cuaca serta ketinggian air sungai yang diharapkan dapat kembali normal.
Pihak CroisiEurope dijadwalkan akan merilis pernyataan resmi lebih lanjut mengenai penanganan penumpang dan kapal dalam beberapa hari ke depan, termasuk rencana penggantian rute atau jadwal pelayaran alternatif bagi penumpang yang perjalanannya terganggu.
