Wednesday, 29 July 2026
BREAKING
Berita

Gempa Maut di Jepang: Korban Meninggal Capai 13 Jiwa, Ribuan Evakuasi

Oleh Ishak July 29, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Jumlah korban jiwa akibat gempa bumi dahsyat yang mengguncang Prefektur Ishikawa, Jepang, terus bertambah, kini dilaporkan mencapai 13 orang. Bencana alam ini juga menyebabkan ribuan warga terpaksa mengungsi dari rumah mereka akibat kerusakan parah dan ancaman tsunami susulan.

Gempa berkekuatan magnitudo 7,6 tersebut mengguncang wilayah Semenanjung Noto di Prefektur Ishikawa pada Senin (1/1/2024) sore waktu setempat. Pusat gempa dilaporkan berada di kedalaman dangkal, yang memperparah dampak getarannya di daratan.

Pihak berwenang Jepang segera mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah pesisir barat negara itu, termasuk Ishikawa, Fukui, dan Hyogo. Meskipun peringatan tsunami besar telah dicabut, peringatan tsunami yang lebih rendah untuk gelombang setinggi 1 meter masih berlaku di beberapa area.

Akibat gempa dan potensi tsunami, ribuan penduduk di daerah pesisir diperintahkan untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pusat-pusat evakuasi telah didirikan di berbagai lokasi untuk menampung para pengungsi.

Kerusakan yang ditimbulkan sangat luas. Bangunan-bangunan runtuh, jalanan retak, dan jalur transportasi terputus. Laporan awal menyebutkan adanya kebakaran di beberapa kota, termasuk di Wajima, yang memperburuk situasi darurat.

Tim penyelamat gabungan dari berbagai penjuru Jepang telah dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan korban yang masih tertimpa reruntuhan. Kondisi cuaca buruk dan minimnya akses ke beberapa lokasi yang terdampak menjadi tantangan tersendiri bagi upaya penyelamatan.

Pemerintah Jepang menyatakan penanggulangan bencana ini sebagai prioritas utama. Perdana Menteri Fumio Kishida telah memerintahkan pengerahan pasukan pertahanan diri untuk membantu upaya penyelamatan dan pemulihan. Bantuan logistik dan personel medis juga terus dikirimkan ke wilayah terdampak.

Gempa bumi merupakan fenomena yang sering terjadi di Jepang mengingat lokasinya yang berada di Cincin Api Pasifik. Namun, gempa kali ini tercatat sebagai salah satu yang terkuat dalam beberapa tahun terakhir di wilayah tersebut, menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjangnya.

Saat ini, fokus utama adalah menyelamatkan nyawa, memberikan bantuan kepada para pengungsi, dan memulihkan infrastruktur dasar seperti listrik dan air bersih. Proses pemulihan diperkirakan akan memakan waktu lama mengingat skala kerusakan yang terjadi.

Bagikan: Facebook X WhatsApp