Kekalahan telak dari Vietnam dalam lanjutan kualifikasi Piala AFF 2026 memaksa pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap komposisi dan strategi timnya. Menghadapi Singapura dalam laga penentuan yang akan digelar di Stadion National Singapura pada tanggal 21 November 2026, perubahan signifikan diprediksi akan mewarnai susunan pemain dan taktik skuad Garuda.
Pertandingan melawan Vietnam yang berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Vietnam pada 14 November 2026, menyoroti beberapa kelemahan yang perlu segera diperbaiki. Herdman, yang dikenal dengan pendekatan taktisnya yang dinamis, kemungkinan besar akan melakukan perombakan untuk menemukan formula terbaik demi meraih poin penuh melawan Singapura. Tujuannya jelas, yakni mengamankan tiket ke putaran selanjutnya Piala AFF.
Salah satu area yang paling mungkin mengalami perubahan adalah lini tengah. Dengan intensitas permainan Singapura yang kerap mengandalkan kekuatan fisik dan transisi cepat, Herdman mungkin akan memasukkan pemain yang memiliki daya jelajah tinggi dan kemampuan duel bola yang mumpuni. Pergeseran pemain di sektor ini bisa berdampak pada kreativitas serangan dan ketahanan pertahanan.
Di lini depan, performa yang belum optimal juga menjadi perhatian. Pelatih asal Kanada ini bisa saja memberikan kesempatan kepada penyerang lain yang memiliki gaya bermain berbeda, baik yang lebih mengandalkan kecepatan atau ketajaman dalam penyelesaian akhir. Tujuannya adalah untuk menciptakan variasi serangan yang lebih sulit ditebak oleh pertahanan Singapura.
Selain itu, sektor pertahanan juga tidak luput dari evaluasi. Mengingat ancaman dari serangan balik cepat Singapura, Herdman mungkin akan mempertimbangkan perubahan di lini belakang, baik dari segi formasi maupun individu pemain. Penguatan komunikasi antar lini dan disiplin pertahanan menjadi kunci utama untuk meredam daya gedor tim tuan rumah.
Perubahan taktik juga sangat mungkin terjadi. Jika pada laga sebelumnya Timnas Indonesia cenderung bermain dengan penguasaan bola, melawan Singapura yang dikenal efektif dalam memanfaatkan kesalahan lawan, Herdman bisa saja menginstruksikan para pemainnya untuk bermain lebih pragmatis dan efisien. Strategi serangan balik cepat atau permainan direct bisa menjadi alternatif yang dipertimbangkan.
Keputusan final mengenai perubahan tim akan sangat bergantung pada analisis mendalam yang dilakukan oleh tim pelatih pasca-kekalahan dari Vietnam. Namun, satu hal yang pasti, Timnas Indonesia akan berupaya keras untuk menampilkan performa terbaiknya demi meraih kemenangan dan melangkah lebih jauh di Piala AFF 2026.
