Thursday, 10 September 2026
BREAKING
Berita

Erupsi Sinabung Kembali Memicu Banjir Lahar Dingin, PVMBG Ingatkan Warga di Daerah Rawan

Oleh Ishak September 10, 2026 49 minutes lalu 0 komentar

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dengan memicu terjadinya banjir lahar dingin. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat yang tinggal di daerah aliran sungai (DAS) di sekitar gunung api tersebut. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan peringatan terkait potensi bahaya susulan.

Banjir lahar dingin ini terjadi sebagai dampak dari erupsi yang sebelumnya meluncurkan material vulkanik berupa abu dan awan panas ke puncak dan lereng gunung. Material vulkanik yang menumpuk ini, ketika bercampur dengan curah hujan tinggi, dapat terbawa aliran air dan membentuk banjir lahar dingin yang berpotensi merusak.

Menurut data yang dihimpun, erupsi Sinabung memang kerap kali diikuti dengan fenomena banjir lahar dingin, terutama saat musim hujan. Material vulkanik yang masih tersisa di puncak dan lereng gunung menjadi sumber utama lahar. Aliran air hujan kemudian mengikis dan membawa material tersebut menuruni lembah sungai.

PVMBG secara rutin memantau aktivitas Gunung Sinabung dan memberikan rekomendasi kepada masyarakat. Pihak PVMBG mengimbau agar masyarakat yang berada di daerah rawan bencana, khususnya di beberapa desa yang terletak di sepanjang DAS, untuk selalu waspada dan siap melakukan evakuasi jika terjadi peningkatan aktivitas yang signifikan.

Beberapa daerah yang teridentifikasi rawan terdampak banjir lahar dingin antara lain adalah desa-desa yang berada di sekitar hulu Sungai Lau Borus dan Sungai Lau Siman. Aliran lahar dingin ini dapat bergerak cepat dan membawa material dengan volume besar, sehingga dapat mengancam permukiman dan infrastruktur yang berada di dekat sungai.

Pemerintah daerah bersama dengan tim tanggap bencana terus berupaya melakukan mitigasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Edukasi mengenai jalur evakuasi, tempat pengungsian, serta tanda-tanda bahaya banjir lahar dingin menjadi prioritas utama agar masyarakat dapat merespons dengan cepat dan tepat ketika situasi mengharuskan.

Meskipun aktivitas erupsi Sinabung saat ini tidak selalu dalam skala besar, potensi bahaya dari banjir lahar dingin tetap ada dan perlu diwaspadai. Intensitas hujan yang tinggi menjadi faktor pemicu utama yang dapat memperparah dampak dari material vulkanik yang masih ada.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap siaga. Pemantauan terus-menerus oleh PVMBG dan kesiapsiagaan dari pemerintah daerah serta masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko dan dampak dari bencana banjir lahar dingin susulan Gunung Sinabung.

Bagikan: Facebook X WhatsApp