Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, memimpin jalannya rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Jumat (28/8). Agenda utama rapat yang berlangsung di Jakarta ini berfokus pada tiga isu krusial: perkembangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia, perbaikan sistem perwasitan, serta masa depan kompetisi Liga Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Erick Thohir memberikan pembaruan mengenai persiapan Timnas Indonesia, khususnya menjelang laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Ia mengonfirmasi bahwa federasi terus berupaya memberikan dukungan penuh bagi skuad Garuda, termasuk dalam hal fasilitas dan koordinasi dengan klub-klub terkait ketersediaan pemain. “Kita terus berkoordinasi dengan pelatih Shin Tae-yong dan jajaran pelatih untuk memastikan Timnas kita dalam kondisi prima,” ujar Erick.
Selain itu, rapat Exco juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas wasit di Indonesia. Erick Thohir menyatakan komitmen PSSI untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja para pengadil lapangan. “Kami tidak akan ragu mengambil langkah tegas jika ada indikasi yang tidak profesional. Tujuannya adalah agar liga kita berjalan adil dan kompetitif,” tegasnya. Rencana program pelatihan dan sertifikasi wasit juga dibahas untuk memastikan standar yang lebih tinggi.
Isu strategis lainnya yang tak kalah penting adalah pembahasan mengenai format dan penyelenggaraan Liga Indonesia, baik Liga 1, Liga 2, maupun Liga 3. Erick Thohir menekankan perlunya stabilitas dan kepastian bagi seluruh klub peserta. Diskusi meliputi potensi perubahan regulasi, kalender kompetisi, serta upaya penguatan dari sisi komersialisasi dan tata kelola liga. “Kita ingin liga Indonesia menjadi tontonan yang menarik sekaligus menghasilkan pemain-pemain berkualitas untuk Timnas,” tambahnya.
Rapat Exco PSSI ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah dan kebijakan federasi dalam memajukan sepak bola Indonesia di berbagai lini, mulai dari tim nasional hingga kompetisi domestik.
