Monday, 24 August 2026
BREAKING
Berita

Bunga Obligasi Macet, Saham PT Adhi Karya (ADHI) Disuspensi Perdagangannya oleh BEI

Oleh Ishak August 24, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengambil langkah tegas dengan menyetop sementara perdagangan saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI). Keputusan ini diambil menyusul ketidakmampuan emiten BUMN konstruksi tersebut untuk memenuhi kewajiban pembayaran kupon atau bunga obligasi yang telah jatuh tempo. Suspensi ini bertujuan untuk memberikan waktu bagi perusahaan dan pasar untuk mencerna informasi serta mencegah volatilitas yang lebih luas.

Langkah suspensi perdagangan saham ADHI mulai berlaku sejak sesi pertama perdagangan Kamis, 24 Agustus 2023. Penghentian sementara ini mencakup seluruh pasar, baik di pasar reguler, pasar nego, maupun pasar tunai. BEI menegaskan bahwa suspensi ini bersifat sementara dan akan dicabut setelah adanya kejelasan lebih lanjut mengenai penyelesaian kewajiban perusahaan.

Kewajiban yang belum terpenuhi oleh Adhi Karya berkaitan dengan pembayaran kupon Obligasi Berkelanjutan III Adhi Karya Tahap III Tahun 2020. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kupon tersebut seharusnya dibayarkan pada tanggal 23 Agustus 2023. Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, pembayaran tersebut belum dapat dilaksanakan oleh perseroan.

Manajemen PT Adhi Karya (Persero) Tbk sendiri telah memberikan penjelasan terkait situasi ini. Direktur Keuangan Adhi Karya, Entus Asmorowati, menyatakan bahwa perseroan sedang berupaya keras untuk menyelesaikan kewajiban pembayaran kupon tersebut. Ia juga menyampaikan bahwa perusahaan sedang dalam proses negosiasi dengan para pemegang obligasi untuk mencari solusi terbaik.

Nilai nominal obligasi yang pembayaran kuponnya tertunda ini mencapai Rp 76,19 miliar. Obligasi ini memiliki kupon sebesar 8,75% per tahun dan jatuh tempo pada 23 Agustus 2025. Ketidakmampuan membayar kupon ini tentu menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor mengenai kesehatan finansial perusahaan.

Menanggapi situasi ini, BEI menekankan pentingnya keterbukaan informasi dari emiten. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan, menyatakan bahwa suspensi dilakukan untuk memberikan kesempatan bagi emiten untuk melakukan klarifikasi dan penyelesaian. BEI juga terus memantau perkembangan kasus ini dan akan mengambil langkah lanjutan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dampak dari suspensi perdagangan ini tentu saja memengaruhi investor yang memegang saham ADHI. Mereka tidak dapat melakukan jual beli saham hingga suspensi dicabut, yang dapat menyebabkan ketidakpastian dan potensi kerugian jika situasi tidak segera terselesaikan.

Dalam konteks yang lebih luas, kejadian ini menyoroti pentingnya manajemen risiko keuangan yang baik bagi perusahaan, terutama yang menerbitkan instrumen utang seperti obligasi. Transparansi dan komunikasi yang efektif dengan para pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan pasar di tengah situasi sulit sekalipun.

Investor dan pasar akan terus memantau perkembangan penyelesaian kewajiban PT Adhi Karya terhadap pemegang obligasi. Kemampuan perusahaan untuk mengatasi masalah ini secara efektif akan menjadi penentu utama dalam memulihkan kepercayaan dan kelangsungan perdagangan sahamnya di bursa.

Bagikan: Facebook X WhatsApp