Jakarta, CNBC Indonesia – PT BNI Sekuritas angkat bicara terkait isu dugaan perundungan yang mencuat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial belakangan ini. Pihak perusahaan menyatakan bahwa mereka telah menerima laporan mengenai hal tersebut dan sedang melakukan investigasi mendalam untuk mengklarifikasi kebenaran informasi yang beredar.
Isu ini pertama kali ramai dibicarakan pada awal pekan ini setelah beredar tangkapan layar percakapan di media sosial yang diduga melibatkan seorang karyawan BNI Sekuritas dengan nada merendahkan atau melakukan perundungan terhadap rekan kerjanya. Narasi yang berkembang di publik menimbulkan kekhawatiran mengenai etika kerja dan budaya di lingkungan perusahaan.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama BNI Sekuritas, Putrama Wahju Sutanegara, menegaskan bahwa perusahaan sangat serius menangani setiap laporan yang masuk, terutama yang berkaitan dengan pelanggaran etika dan nilai-nilai perusahaan. Ia memastikan bahwa BNI Sekuritas memiliki kebijakan internal yang ketat terkait pencegahan dan penanganan perundungan di tempat kerja.
“Kami sudah mendengarkan isu yang beredar di media sosial terkait dugaan perundungan. Kami sangat serius menangani setiap masukan dan laporan, dan saat ini sedang melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui fakta yang sebenarnya,” ujar Putrama dalam keterangan resminya, Senin (30/7/2026).
Lebih lanjut, Putrama menjelaskan bahwa BNI Sekuritas berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh karyawannya. Perusahaan tidak mentolerir segala bentuk perundungan, pelecehan, atau tindakan yang dapat merusak martabat individu. Jika terbukti ada pelanggaran, sanksi tegas akan diberikan sesuai dengan peraturan perusahaan.
Dalam rangka menindaklanjuti isu ini, BNI Sekuritas telah membentuk tim investigasi internal yang bertugas mengumpulkan bukti, melakukan wawancara dengan pihak terkait, dan menganalisis seluruh informasi yang ada. Proses ini diharapkan dapat berjalan secara objektif dan transparan.
Perusahaan juga mengimbau kepada seluruh karyawan untuk tetap menjaga profesionalisme dan melaporkan setiap dugaan pelanggaran melalui jalur yang telah disediakan. BNI Sekuritas menekankan pentingnya menjaga nama baik perusahaan dan kepercayaan publik, serta memastikan bahwa setiap karyawan diperlakukan dengan adil dan hormat.
Kasus dugaan perundungan di lingkungan kerja memang menjadi sorotan penting dalam dunia profesional. Banyak perusahaan besar kini semakin gencar menerapkan kebijakan anti-perundungan dan membangun budaya kerja yang positif untuk mencegah insiden serupa terjadi. Perkembangan lebih lanjut dari investigasi BNI Sekuritas ini diharapkan dapat memberikan kejelasan dan kepastian bagi seluruh pemangku kepentingan.
