Sunday, 6 September 2026
BREAKING
Berita

Berapa Lama Idealnya Mandi? Peneliti Ungkap Durasi yang Tepat untuk Kesehatan Kulit

Oleh Ishak September 6, 2026 44 minutes lalu 0 komentar

Berapa lama waktu yang ideal untuk mandi? Pertanyaan sederhana ini ternyata memiliki jawaban ilmiah yang penting bagi kesehatan kulit. Menurut para peneliti, durasi mandi yang terlalu lama justru bisa berdampak buruk. Waktu mandi yang direkomendasikan umumnya berkisar antara 5 hingga 10 menit.

Mandi merupakan rutinitas harian yang dilakukan banyak orang untuk membersihkan diri, menyegarkan tubuh, dan meredakan stres. Namun, kebiasaan mandi yang terlalu lama, terutama dengan air panas, dapat menghilangkan minyak alami kulit yang berfungsi sebagai pelindung. Hilangnya minyak alami ini dapat menyebabkan kulit menjadi kering, iritasi, bahkan memicu kondisi seperti eksim.

Penelitian yang dilakukan oleh para ahli dermatologi dan kesehatan kulit seringkali menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan kelembapan kulit. Air panas dapat merusak lapisan pelindung kulit yang disebut stratum korneum, yang terdiri dari sel-sel kulit mati dan lipid. Ketika lapisan ini rusak, kulit menjadi lebih rentan terhadap kehilangan air dan masuknya iritan.

Dr. Ranella Hirsch, seorang dermatolog yang berbasis di Boston, seperti dikutip dari berbagai sumber, pernah menjelaskan bahwa mandi yang terlalu lama, terutama dengan air panas, dapat memperburuk kondisi kulit seperti jerawat dan rosacea. Ia menyarankan agar durasi mandi dibatasi untuk menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.

Selain durasi, suhu air juga menjadi faktor krusial. Air yang terlalu panas dapat meningkatkan risiko kulit kering dan pecah-pecah. Para ahli umumnya merekomendasikan penggunaan air hangat atau suam-suam kuku. Suhu yang nyaman untuk mandi biasanya berkisar antara 37 hingga 40 derajat Celsius, yang setara dengan suhu tubuh atau sedikit lebih hangat.

Untuk orang yang memiliki kulit normal, mandi selama 5 hingga 10 menit sudah cukup untuk membersihkan kotoran dan keringat tanpa mengeringkan kulit secara berlebihan. Bagi mereka yang memiliki kondisi kulit tertentu seperti eksim atau psoriasis, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit mengenai kebiasaan mandi yang paling sesuai.

Penting juga untuk memperhatikan produk perawatan kulit yang digunakan. Penggunaan sabun yang lembut dan pelembap setelah mandi dapat membantu mengembalikan kelembapan kulit yang hilang. Mengaplikasikan pelembap saat kulit masih sedikit lembap setelah mandi dapat membantu mengunci kelembapan lebih efektif.

Dengan memahami durasi dan suhu air yang tepat, rutinitas mandi tidak hanya menjadi kegiatan membersihkan diri tetapi juga berkontribusi pada menjaga kesehatan dan vitalitas kulit dalam jangka panjang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp