Monday, 3 August 2026
BREAKING
Lifestyle

Bandara Soekarno-Hatta Lampaui KLIA, Jadi Bandara Tersibuk Kedua di Asia Tenggara

Oleh Destian August 3, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Tangerang, Indonesia – Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) di Tangerang, Banten, dilaporkan telah melampaui Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) Malaysia, dan kini menduduki peringkat kedua sebagai bandara tersibuk di Asia Tenggara. Peningkatan ini mencerminkan pemulihan lalu lintas udara yang kuat di Indonesia pasca-pandemi, serta upaya peningkatan kapasitas dan layanan di bandara utama Indonesia tersebut.

Menurut data terbaru yang dirilis oleh Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) dan dilaporkan oleh berbagai media nasional dan internasional, pergerakan penumpang di Soetta telah menunjukkan pertumbuhan signifikan. Meskipun data spesifik mengenai periode waktu dan angka pasti pergerakan penumpang yang membandingkan kedua bandara ini belum dirinci secara publik oleh otoritas Indonesia, tren ini mengindikasikan lonjakan aktivitas penerbangan domestik dan internasional di Soetta.

Sebelumnya, KLIA secara konsisten berada di posisi kedua setelah Bandara Changi Singapura dalam daftar bandara tersibuk di kawasan Asia Tenggara. Peringkat baru ini menempatkan Soetta sebagai gerbang udara vital bagi kawasan tersebut, mengukuhkan posisinya sebagai salah satu hub transportasi udara terpenting di Asia.

Pengamat penerbangan menilai bahwa pemulihan ekonomi dan mobilitas pasca-pandemi COVID-19 menjadi faktor utama di balik lonjakan ini. Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar dengan populasi yang besar, memiliki potensi besar untuk pergerakan udara domestik. Selain itu, pelonggaran pembatasan perjalanan internasional juga berkontribusi pada peningkatan lalu lintas penumpang di bandara internasional seperti Soetta.

PT Angkasa Pura II, selaku operator Bandara Soekarno-Hatta, telah berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur dan peningkatan layanan guna mengantisipasi peningkatan volume penumpang. Revitalisasi terminal, penambahan fasilitas, serta optimalisasi operasional bandara menjadi kunci dalam menunjang kapasitas dan kenyamanan penumpang.

Peningkatan peringkat ini juga diharapkan dapat berdampak positif pada sektor pariwisata dan ekonomi Indonesia secara keseluruhan. Kemudahan akses melalui bandara yang lebih efisien dan sibuk dapat menarik lebih banyak wisatawan internasional dan memfasilitasi kegiatan bisnis.

KLIA sendiri masih menjadi bandara penting di Asia Tenggara dan terus berupaya mempertahankan posisinya melalui berbagai pengembangan. Namun, dinamika lalu lintas udara yang terus berubah menunjukkan pentingnya adaptasi dan inovasi berkelanjutan bagi setiap operator bandara untuk tetap kompetitif.

Pihak PT Angkasa Pura II belum memberikan pernyataan resmi terkait klaim peringkat baru ini. Perkembangan selanjutnya terkait data pergerakan penumpang dan proyeksi kapasitas Bandara Soekarno-Hatta akan terus dipantau, terutama menjelang periode puncak perjalanan di akhir tahun dan libur nasional mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp