Thursday, 30 July 2026
BREAKING
Olahraga

Anggaran Jadi Momok Pembinaan Sepak Bola Putri Indonesia, PSSI Akui Kendala

Oleh Achmad July 30, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Anggaran atau bujet yang minim menjadi kendala utama dalam pembinaan sepak bola putri di Indonesia. Hal ini diungkapkan langsung oleh Vivin Cahyani Sungkono, anggota Komite Eksekutif PSSI, yang menyoroti betapa krusialnya dana untuk pengembangan olahraga tersebut.

Vivin memaparkan bahwa keterbatasan finansial ini berdampak langsung pada berbagai aspek pembinaan, mulai dari fasilitas latihan, program pengembangan pemain, hingga penyelenggaraan kompetisi yang memadai. Ia menekankan bahwa tanpa dukungan anggaran yang memadai, sulit bagi sepak bola putri untuk bisa bersaing dan berkembang sejajar dengan cabang olahraga lainnya.

Menurut Vivin, PSSI terus berupaya mencari solusi untuk mengatasi persoalan ini. Berbagai pendekatan sedang dijajaki, termasuk mencari sponsor, menjalin kerja sama dengan pihak swasta, maupun mengoptimalkan alokasi dana internal federasi. Namun, ia mengakui bahwa proses ini tidak mudah dan membutuhkan waktu serta upaya yang berkelanjutan.

“Kami menyadari bahwa anggaran ini menjadi tantangan terbesar. Namun, PSSI berkomitmen untuk terus berjuang demi kemajuan sepak bola putri,” ujar Vivin dalam salah satu kesempatan. Ia menambahkan bahwa perhatian dan dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar sepak bola putri Indonesia dapat meraih prestasi yang lebih gemilang di masa depan.

Lebih lanjut, Vivin juga menyinggung pentingnya ekosistem yang mendukung bagi sepak bola putri. Selain anggaran, faktor lain seperti kesadaran masyarakat, dukungan media, serta adanya kompetisi yang terstruktur dan berkelanjutan juga menjadi kunci keberhasilan. Dengan sinergi yang baik dari semua elemen, diharapkan sepak bola putri Indonesia dapat berkembang pesat dan melahirkan talenta-talenta terbaik bangsa.

Bagikan: Facebook X WhatsApp