Friday, 11 September 2026
BREAKING
Ekonomi

Pabrik Emas Antam di Gresik Siap Beroperasi 2028, Dongkrak Produksi 30 Ton per Tahun

Oleh Ishak September 10, 2026 2 hours lalu 0 komentar

PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menargetkan pabrik pengolahan dan pemurnian (smelter) emasnya di Gresik, Jawa Timur, mulai beroperasi pada tahun 2028. Proyek strategis ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi emas perseroan hingga 30 ton per tahun, sejalan dengan upaya hilirisasi industri pertambangan nasional.

Pembangunan pabrik yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE Gresik ini merupakan bagian dari komitmen Antam untuk mengoptimalkan nilai tambah sumber daya mineral dalam negeri. Keberadaan smelter ini tidak hanya akan memperkuat posisi Antam sebagai produsen emas terkemuka, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi daerah dan nasional melalui penciptaan lapangan kerja serta peningkatan pendapatan negara.

Rencana pembangunan pabrik emas di Gresik bukanlah hal baru. Antam telah melakukan penjajakan dan studi kelayakan terkait proyek ini sejak beberapa waktu lalu. Keputusan untuk mempercepat realisasi proyek ini seiring dengan dorongan pemerintah untuk melakukan hilirisasi industri pertambangan, khususnya komoditas emas, agar tidak hanya diekspor dalam bentuk mentah.

Dengan kapasitas produksi yang ditargetkan mencapai 30 ton per tahun, pabrik baru ini akan menjadi salah satu fasilitas pengolahan emas terbesar di Indonesia. Kapasitas ini merupakan peningkatan signifikan dibandingkan kapasitas produksi Antam saat ini, yang akan memperkuat daya saing perusahaan di pasar domestik maupun internasional. Selain itu, pabrik ini juga diharapkan dapat memproses bijih emas dari tambang-tambang Antam yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Proyek pembangunan smelter emas di Gresik ini juga disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Pembangunan fasilitas industri berskala besar ini diproyeksikan akan menciptakan ribuan lapangan kerja, baik pada tahap konstruksi maupun operasional. Selain itu, kehadiran pabrik ini juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri pendukung di wilayah Gresik dan sekitarnya.

Antam sendiri memiliki rekam jejak panjang dalam industri pertambangan emas di Indonesia. Melalui Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor dan UBPE Papua, perusahaan telah menghasilkan emas berkualitas tinggi yang diakui secara internasional. Pembangunan smelter baru ini akan melengkapi rantai nilai Antam, mulai dari eksplorasi, penambangan, pengolahan, hingga pemasaran produk emas.

Investasi dalam pembangunan smelter emas ini menunjukkan keseriusan Antam dalam mendukung program hilirisasi yang dicanangkan oleh pemerintah. Dengan mengolah emas di dalam negeri, Indonesia dapat memperoleh nilai tambah yang lebih besar, mengurangi ketergantungan pada impor, serta meningkatkan devisa negara. Target operasi tahun 2028 menjadi penanda penting dalam perjalanan Antam dan industri emas Indonesia menuju kemandirian dan daya saing yang lebih kuat.

Keberhasilan pembangunan dan operasional pabrik emas di Gresik ini akan terus dipantau perkembangannya. Proyek ini menjadi salah satu indikator penting dalam melihat kemajuan hilirisasi industri pertambangan emas di Indonesia, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif berkelanjutan bagi perekonomian nasional.

Bagikan: Facebook X WhatsApp