Kawasan Gelora Bung Karno (GBK) dan Kemayoran berhasil menyumbangkan pendapatan signifikan bagi kas negara sepanjang tahun 2023. Total perolehan mencapai Rp 385,5 miliar, menunjukkan efektivitas pengelolaan aset negara di kedua lokasi strategis tersebut.
Angka tersebut merupakan hasil dari berbagai aktivitas komersial dan non-komersial yang diselenggarakan di kedua kompleks. Pendapatan ini tidak hanya berasal dari sewa fasilitas olahraga dan ruang publik, tetapi juga dari penyelenggaraan acara besar, pameran, serta potensi bisnis lainnya yang terus dikembangkan.
Pengelolaan GBK yang kini berada di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melalui PT PP Presisi Tbk, telah menunjukkan geliat positif. Sebelumnya, pengelolaan aset di GBK sempat menjadi sorotan terkait potensi optimalisasi pendapatan.
Sementara itu, Kawasan Kemayoran, yang dikenal sebagai lokasi Jakarta International Expo (JIExpo), juga menjadi sumber pendapatan penting. Pusat konvensi dan pameran ini secara rutin menjadi tuan rumah berbagai acara berskala nasional maupun internasional, menarik keramaian dan aktivitas ekonomi.
Menurut data yang dirilis, rincian perolehan dari kedua kawasan ini mencerminkan diversifikasi sumber pendapatan. Selain dari kegiatan utama, pengembangan fasilitas pendukung seperti area komersial, perkantoran, dan ruang publik turut berkontribusi pada peningkatan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Pencapaian ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengoptimalkan aset-aset negara agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar. Pengelolaan yang profesional dan inovatif menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi pendapatan dari aset-aset strategis seperti GBK dan Kemayoran.
Keberhasilan ini juga diharapkan dapat mendorong pengembangan lebih lanjut di kedua kawasan. Peningkatan pendapatan ini berpotensi dialokasikan kembali untuk pemeliharaan, revitalisasi, dan penambahan fasilitas yang akan semakin meningkatkan daya tarik serta fungsi kedua kompleks bagi masyarakat dan perekonomian.
Ke depan, diharapkan pengelolaan aset negara di GBK dan Kemayoran terus ditingkatkan agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar lagi bagi kas negara, seiring dengan perkembangan kebutuhan dan potensi bisnis di ibu kota.
