Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), Nico Pramadita, secara langsung meninjau upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Mempawah, Kalimantan Barat. Kunjungan ini menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menangani dampak bencana alam serta menegaskan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan di area operasionalnya.
Peninjauan ini dilakukan sebagai respons terhadap meningkatnya kasus Karhutla yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan lingkungan. Nico Pramadita didampingi oleh jajaran manajemen terkait saat melakukan peninjauan lapangan, yang meliputi evaluasi terhadap langkah-langkah mitigasi dan kesiapan tim di lokasi.
Selama kunjungan, Direksi ANTAM berinteraksi langsung dengan tim penanganan Karhutla di lapangan untuk memahami kendala yang dihadapi dan memberikan dukungan yang diperlukan. Fokus utama adalah memastikan koordinasi yang efektif antarlembaga terkait, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat setempat, dalam upaya pemadaman dan pencegahan meluasnya api.
ANTAM, melalui Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Sulawesi Tenggara dan unit bisnis lainnya, memiliki kebijakan yang kuat terkait pencegahan dan penanggulangan bencana alam. Peninjauan ini menjadi bagian dari implementasi kebijakan tersebut, di mana perusahaan tidak hanya berfokus pada operasional bisnis, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Karhutla menjadi isu krusial di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kalimantan Barat. Dampaknya sangat luas, mulai dari terganggunya kesehatan masyarakat akibat asap, kerugian ekonomi, hingga kerusakan ekosistem yang parah. Oleh karena itu, kehadiran dan partisipasi aktif dari perusahaan besar seperti ANTAM sangat dinantikan.
Perusahaan juga dilaporkan telah mengerahkan sumber daya yang memadai, baik personel maupun peralatan, untuk mendukung upaya pemadaman. Kolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menjadi kunci dalam mengoptimalkan respons terhadap insiden Karhutla.
Selain peninjauan langsung, ANTAM juga terus melakukan upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian hutan dan lahan, serta larangan membakar hutan dan lahan secara sengaja. Program-program pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah tambang juga kerap dikaitkan dengan upaya pelestarian lingkungan.
Kunjungan pucuk pimpinan ANTAM ini diharapkan dapat memotivasi seluruh elemen yang terlibat dalam penanganan Karhutla di Mempawah untuk terus bekerja keras dan bersinergi. Upaya penanganan yang cepat dan efektif sangat krusial untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan masyarakat.
Ke depan, pemantauan intensif terhadap kondisi Karhutla di Mempawah dan wilayah operasional ANTAM lainnya akan terus dilakukan. Perusahaan berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung upaya pemerintah dalam mitigasi bencana alam.
