Sunday, 6 September 2026
BREAKING
Lifestyle

Dokter Gigi Ingatkan: Jangan Bilas Sikat Gigi Terlalu Bersih, Ini Alasannya

Oleh Destian September 6, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Sebagian besar orang terbiasa membilas busa sikat gigi hingga bersih setelah menyikat gigi. Namun, praktik ini ternyata keliru menurut para dokter gigi. Menyisakan sedikit busa sikat gigi di mulut setelah berkumur ternyata memiliki manfaat penting bagi kesehatan gigi dan gusi.

Penelitian dan anjuran dari para profesional kesehatan gigi mengindikasikan bahwa kandungan fluoride dalam pasta gigi berperan krusial dalam melindungi enamel gigi dari kerusakan. Fluoride bekerja dengan memperkuat kembali mineral gigi yang terkikis oleh asam dari makanan dan minuman, serta membantu mencegah pembentukan plak dan gigi berlubang. Dengan membilas busa sikat gigi hingga bersih, efektivitas fluoride dalam melindungi gigi menjadi berkurang.

Dr. R. M. Surya, seorang dokter gigi yang dikutip oleh CNN Indonesia, menjelaskan bahwa sisa fluoride yang tertinggal di mulut setelah menyikat gigi akan terus bekerja untuk memperkuat gigi. “Fluoride itu kan bekerja untuk memperkuat kembali mineral gigi yang hilang. Jadi, kalau kita kumur sekali saja, dia masih ada sisa di situ, dia masih bekerja,” ujar Dr. Surya. Ia menyarankan untuk tidak membilas mulut terlalu banyak setelah menyikat gigi.

Praktik yang disarankan oleh para ahli adalah dengan berkumur secukupnya, bahkan beberapa dokter gigi menyarankan untuk hanya meludahkannya saja tanpa berkumur menggunakan air. Tujuannya adalah agar lapisan tipis pasta gigi yang mengandung fluoride tetap menempel pada permukaan gigi. Hal ini memungkinkan fluoride untuk berinteraksi lebih lama dengan enamel gigi, memberikan perlindungan yang lebih optimal.

Pentingnya fluoride dalam menjaga kesehatan gigi telah banyak didukung oleh berbagai lembaga kesehatan dunia. American Dental Association (ADA), misalnya, secara konsisten merekomendasikan penggunaan pasta gigi yang mengandung fluoride sebagai salah satu cara paling efektif untuk mencegah gigi berlubang. Mereka menekankan bahwa fluoride tidak hanya memperbaiki kerusakan awal pada enamel, tetapi juga menghambat pertumbuhan bakteri penyebab plak.

Selain kandungan fluoride, beberapa pasta gigi modern juga mengandung bahan aktif lain yang bermanfaat untuk kesehatan mulut. Namun, mekanisme kerja fluoride sebagai pelindung enamel tetap menjadi fokus utama dalam anjuran untuk tidak membilas sikat gigi terlalu bersih. Membiarkan sisa busa pasta gigi menempel pada gigi setelah menyikat gigi adalah langkah sederhana namun signifikan untuk meningkatkan efektivitas perawatan gigi sehari-hari.

Oleh karena itu, kebiasaan berkumur berlebihan setelah menyikat gigi sebaiknya diubah. Dengan sedikit modifikasi pada rutinitas kebersihan mulut, masyarakat dapat memaksimalkan manfaat perlindungan dari pasta gigi yang mereka gunakan, sehingga membantu menjaga kesehatan gigi dan mencegah masalah seperti gigi berlubang dan penyakit gusi.

Para ahli menyarankan agar masyarakat mulai menerapkan teknik menyikat gigi dan berkumur yang benar, yang menekankan pada durasi kontak fluoride dengan gigi. Informasi lebih lanjut mengenai praktik kebersihan mulut yang optimal dapat diperoleh dari dokter gigi atau lembaga kesehatan terkait.

Bagikan: Facebook X WhatsApp