Sunday, 6 September 2026
BREAKING
Berita

Menteri Zulhas Ungkap Strategi Jitu Tingkatkan Nilai Tukar Nelayan yang Terpuruk

Oleh Ishak September 5, 2026 1 day lalu 0 komentar

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) membeberkan serangkaian jurus untuk mendongkrak nilai tukar nelayan (NTN) yang saat ini masih berada di angka rendah. Upaya ini dilakukan pemerintah untuk memastikan kesejahteraan para nelayan dapat meningkat melalui peningkatan daya tawar produk hasil tangkapan mereka.

Menurut Zulhas, rendahnya NTN menjadi perhatian serius pemerintah karena berdampak langsung pada pendapatan dan kualitas hidup para nelayan. Ia menekankan bahwa peningkatan NTN bukan hanya sekadar angka, melainkan representasi dari kemampuan nelayan untuk mendapatkan harga yang lebih baik atas jerih payah mereka.

Salah satu strategi utama yang diungkapkan Zulhas adalah mendorong hilirisasi produk perikanan. Dengan mengolah hasil tangkapan menjadi produk bernilai tambah, seperti ikan olahan, abon ikan, atau kerupuk ikan, nelayan diharapkan dapat menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan menjual ikan segar secara langsung. Ini juga membuka peluang pasar yang lebih luas, tidak hanya pasar lokal.

Selain itu, pemerintah juga berupaya memperkuat akses pasar bagi nelayan. Zulhas menjelaskan bahwa melalui berbagai program pendampingan dan fasilitasi, nelayan akan dibantu untuk terhubung langsung dengan konsumen atau industri pengolahan yang memberikan harga lebih kompetitif. Ini termasuk pengembangan platform digital untuk pemasaran produk perikanan.

Peningkatan kualitas dan standar produk juga menjadi fokus. Zulhas menyoroti pentingnya penerapan praktik penangkapan ikan yang baik dan standar pasca-panen untuk memastikan produk yang dihasilkan aman, berkualitas, dan memenuhi permintaan pasar yang lebih tinggi. Sertifikasi produk diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan membuka akses ke pasar ekspor.

Pemerintah juga mengkaji kemungkinan intervensi untuk menstabilkan harga di tingkat nelayan, terutama saat panen raya yang seringkali menyebabkan harga jatuh. Mekanisme seperti penyerapan oleh BUMN atau pembentukan koperasi nelayan yang kuat diharapkan dapat menjadi solusi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa Indeks Nilai Tukar Nelayan (NN) pada September 2023 tercatat sebesar 106,66. Angka ini menunjukkan adanya kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya, namun masih perlu ditingkatkan secara signifikan agar nelayan dapat merasakan peningkatan kesejahteraan yang berarti.

Keberhasilan strategi ini akan sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan tentu saja, partisipasi aktif dari para nelayan itu sendiri. Komitmen jangka panjang dan evaluasi berkala menjadi kunci agar jurus-jurus yang diluncurkan benar-benar mampu mendongkrak nilai tukar nelayan secara berkelanjutan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp