Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Digital Jepang, Kimi Onoda. Pertemuan yang berlangsung di sela-sela acara forum internasional ini membahas sejumlah isu strategis, termasuk upaya penguatan hubungan kedua negara dan penjajakan potensi investasi di sektor digital.
Pertemuan antara Cak Imin dan Kimi Onoda ini menjadi sorotan karena mempertemukan dua figur penting dari negara yang memiliki hubungan diplomatik erat. Kimi Onoda sendiri dikenal sebagai salah satu menteri termuda di kabinet Jepang, yang memegang peranan kunci dalam agenda transformasi digital negara Matahari Terbit tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai pentingnya kolaborasi di era digital yang terus berkembang pesat. Cak Imin menekankan komitmen Indonesia untuk terus berinovasi dan menarik investasi, khususnya di sektor teknologi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
Diskusi lebih lanjut mengerucut pada potensi kerjasama konkret antara Indonesia dan Jepang. Sektor-sektor seperti pengembangan infrastruktur digital, startup teknologi, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) menjadi topik hangat yang dibahas untuk dijajaki lebih dalam.
Menteri Kimi Onoda menyampaikan apresiasinya terhadap perkembangan digital di Indonesia dan menyatakan kesiapan Jepang untuk berbagi pengalaman serta teknologi. Ia juga melihat adanya peluang besar bagi perusahaan-perusahaan Jepang untuk berinvestasi dan mengembangkan bisnisnya di Indonesia, mengingat besarnya potensi pasar dan sumber daya manusia yang dimiliki.
Pertemuan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali persahabatan antarparlemen kedua negara. Cak Imin berharap agar komunikasi dan kerjasama yang terjalin tidak hanya di tingkat eksekutif, tetapi juga merambah ke sektor legislatif untuk mendukung berbagai inisiatif strategis.
Kehadiran Kimi Onoda sebagai representasi semangat muda dan inovasi di Jepang diharapkan dapat membawa angin segar dalam hubungan kerjasama Indonesia-Jepang. Kolaborasi di bidang digital dinilai sebagai salah satu pilar penting untuk menghadapi tantangan global di masa depan dan menciptakan peluang ekonomi baru.
Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, diharapkan akan ada penjajakan yang lebih intensif melalui berbagai forum dan pertemuan teknis. Penguatan kemitraan strategis antara Indonesia dan Jepang di sektor digital diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi kedua negara, baik dari sisi ekonomi maupun teknologi.
