Tuesday, 1 September 2026
BREAKING
Kesehatan

Pemerintah Bebaskan Biaya Pengobatan Korban Gempa NTT

Oleh Destian September 1, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah menegaskan bahwa seluruh biaya medis bagi pasien yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah. Keputusan ini diambil untuk meringankan beban para korban yang tengah berjuang memulihkan diri pasca bencana.

Juru Bicara Kemenkes RI, dr. Mohammad Syahril, dalam keterangan resminya pada Kamis (15/4/2021), menggarisbawahi komitmen pemerintah untuk memastikan akses pelayanan kesehatan yang optimal bagi seluruh warga terdampak. “Seluruh pasien yang terdampak gempa bumi di NTT ini, pemerintah akan membebaskan biaya pengobatannya,” ujar dr. Syahril.

Pernyataan ini diperkuat dengan instruksi langsung dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin kepada seluruh jajaran di bawahnya, termasuk Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang terdampak. Intruksi tersebut menekankan agar tidak ada satu pun pasien yang dikenakan biaya pelayanan kesehatan, baik itu rawat jalan maupun rawat inap, selama masa penanganan pasca gempa.

Lebih lanjut, Kemenkes RI juga memastikan ketersediaan obat-obatan dan tenaga medis di wilayah terdampak. Tim Gerak Cepat (TGC) Kemenkes telah dikerahkan ke NTT untuk melakukan penilaian kebutuhan dan memberikan dukungan langsung. “Tim Gerak Cepat dari Kemenkes sudah berada di sana untuk melakukan penilaian kebutuhan dan memberikan dukungan,” jelas dr. Syahril.

Gempa bumi dengan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah NTT pada Minggu (4/4/2021) lalu dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan, termasuk fasilitas kesehatan. Pemerintah melalui Kemenkes berkomitmen untuk tidak hanya menanggung biaya pengobatan, tetapi juga memastikan fasilitas kesehatan yang rusak segera diperbaiki atau dibangun kembali untuk menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Upaya penanganan medis ini merupakan bagian dari respons cepat pemerintah dalam mitigasi bencana, di mana aspek kesehatan menjadi salah satu prioritas utama. Dengan pembebasan biaya medis ini, diharapkan masyarakat yang membutuhkan perawatan dapat segera mendapatkan pertolongan tanpa terkendala masalah finansial, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lebih efektif.

Bagikan: Facebook X WhatsApp