Friday, 28 August 2026
BREAKING
Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI) Umumkan 3 Emiten dalam Kategori ‘Hijau’, Ini Daftarnya

Oleh Ishak August 28, 2026 1 hour lalu 0 komentar

Bursa Efek Indonesia (BEI) baru-baru ini menetapkan tiga perusahaan tercatat yang masuk dalam kategori emiten hijau. Penetapan ini menjadi penanda komitmen perusahaan dalam praktik bisnis berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. Ketiga emiten tersebut mewakili sektor-sektor yang dinilai memiliki kontribusi positif terhadap upaya pelestarian lingkungan.

Keputusan BEI ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendorong kesadaran dan partisipasi emiten dalam membangun ekonomi yang lebih hijau. Kategori emiten hijau ini biasanya merujuk pada perusahaan yang memiliki kinerja baik dalam aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) serta berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Meskipun detail kriteria spesifik yang digunakan BEI untuk menentukan emiten hijau ini tidak selalu dipublikasikan secara rinci setiap saat, penetapan ini umumnya didasarkan pada penilaian komprehensif terhadap berbagai indikator keberlanjutan. Indikator tersebut bisa meliputi pengurangan emisi karbon, pengelolaan limbah yang efektif, penggunaan energi terbarukan, tanggung jawab sosial terhadap masyarakat, serta praktik tata kelola perusahaan yang baik.

Tiga emiten yang berhasil meraih predikat emiten hijau ini adalah PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), dan PT PLN (Persero) melalui anak usahanya PT Indonesia Power Tbk (IPOWER). Ketiganya dinilai memiliki rekam jejak yang kuat dalam pengembangan energi terbarukan, khususnya energi panas bumi dan energi baru terbarukan lainnya.

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) sendiri merupakan salah satu pemain utama dalam industri energi panas bumi di Indonesia. Perusahaan ini terus berupaya meningkatkan kapasitas produksi energi panas bumi yang merupakan sumber energi bersih dan berkelanjutan. Komitmennya dalam ekspansi dan efisiensi operasional menjadi salah satu faktor penentu.

Selanjutnya, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga menunjukkan perannya dalam transisi energi. Selain fokus pada energi panas bumi, Medco Energi juga memiliki lini bisnis di sektor energi terbarukan lainnya dan terus melakukan inovasi untuk mengurangi jejak karbon dalam operasinya.

Sementara itu, PT Indonesia Power Tbk (IPOWER), sebagai bagian dari holding BUMN energi, juga aktif dalam pengembangan pembangkit listrik energi baru terbarukan. Perusahaan ini memiliki sejumlah proyek energi terbarukan yang berkontribusi pada bauran energi nasional yang lebih bersih.

Penetapan emiten hijau ini diharapkan dapat memberikan insentif bagi perusahaan lain untuk meningkatkan kinerja keberlanjutan mereka. Selain itu, ini juga menjadi sinyal positif bagi para investor yang semakin mempertimbangkan faktor ESG dalam keputusan investasi mereka. Investor kini cenderung mencari perusahaan yang tidak hanya memberikan keuntungan finansial tetapi juga memiliki dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

Ke depan, diharapkan akan semakin banyak emiten yang bergabung dalam kategori ini seiring dengan meningkatnya kesadaran global dan domestik terhadap isu perubahan iklim dan pentingnya pembangunan berkelanjutan. BEI terus berupaya menciptakan ekosistem pasar modal yang kondusif bagi pertumbuhan perusahaan yang bertanggung jawab.

Bagikan: Facebook X WhatsApp