Friday, 28 August 2026
BREAKING
Lifestyle

Waspada! Gejala Asam Lambung dan Limfoma Bisa Mirip, Ini Perbedaan Penting Kata Dokter

Oleh Destian August 28, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Gejala penyakit asam lambung yang umum seperti nyeri ulu hati, mual, dan sensasi terbakar di dada terkadang bisa membingungkan karena memiliki kemiripan dengan gejala awal kanker limfoma. Dokter mengingatkan pentingnya mengenali perbedaan mendasar antara kedua kondisi ini untuk diagnosis yang tepat dan penanganan yang cepat.

Ketidaktahuan mengenai perbedaan gejala ini dapat menyebabkan penundaan dalam diagnosis kanker limfoma, yang berpotensi memperburuk prognosis. Kanker limfoma sendiri merupakan keganasan yang menyerang sistem kekebalan tubuh, khususnya sel limfosit yang terdapat di kelenjar getah bening, sumsum tulang, limpa, dan bagian tubuh lainnya.

Menurut Dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, FINASIM, seorang spesialis penyakit dalam konsultan gastroentero-hepatologi, gejala asam lambung yang sering dikeluhkan adalah rasa panas di dada (heartburn), regurgitasi (kembalinya makanan atau cairan asam ke kerongkongan), dan nyeri ulu hati. Gejala ini biasanya memburuk setelah makan, saat berbaring, atau saat stres.

Sementara itu, gejala kanker limfoma yang seringkali disalahartikan sebagai keluhan lambung antara lain pembengkakan kelenjar getah bening yang tidak nyeri, penurunan berat badan drastis tanpa sebab yang jelas, demam yang hilang timbul, dan keringat malam yang berlebihan. Gejala-gejala ini cenderung lebih sistemik dan tidak selalu terkait langsung dengan pola makan.

Dr. Ari menjelaskan bahwa meskipun keduanya bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di area perut, lokasi dan karakteristik nyeri bisa berbeda. Nyeri akibat asam lambung lebih bersifat sementara dan seringkali dapat diredakan dengan obat antasida atau perubahan gaya hidup. Sebaliknya, gejala limfoma seringkali bersifat persisten dan tidak membaik dengan pengobatan umum.

Penting bagi masyarakat untuk tidak mengabaikan gejala yang tidak biasa atau yang berlangsung lama. Jika keluhan asam lambung disertai dengan gejala-gejala lain yang mengkhawatirkan seperti yang disebutkan di atas, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan lebih lanjut seperti tes darah, endoskopi, atau biopsi mungkin diperlukan untuk memastikan diagnosis.

Dalam diskusi yang diunggah di kanal YouTube Alodokter pada 27 Agustus 2026, Dr. Ari menekankan bahwa deteksi dini adalah kunci utama dalam penanganan kanker limfoma. Kesadaran akan perbedaan gejala dan proaktif dalam mencari pertolongan medis dapat menyelamatkan nyawa.

Kementerian Kesehatan RI juga secara rutin mengkampanyekan pentingnya deteksi dini berbagai penyakit, termasuk kanker. Edukasi publik mengenai gejala-gejala penyakit serius dan anjuran untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berkala menjadi prioritas untuk menekan angka kesakitan dan kematian akibat penyakit yang dapat dicegah atau diobati jika terdeteksi sejak dini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp