Thursday, 27 August 2026
BREAKING
Lifestyle

La Tomatina 2023: Ribuan Orang ‘Berperang’ dengan Tomat di Spanyol

Oleh Destian August 27, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Festival La Tomatina kembali menggemparkan dunia pada Rabu, 30 Agustus 2023, di kota Buñol, Valencia, Spanyol. Ribuan peserta dari berbagai penjuru dunia berkumpul untuk saling melempar tomat dalam tradisi tahunan yang unik ini. Aksi saling lempar tomat yang berlangsung selama satu jam itu menjadi puncak perayaan San Luis Bertrán, santo pelindung kota Buñol.

Meskipun belum ada data resmi jumlah peserta yang hadir pada edisi 2023, penyelenggara memperkirakan puluhan ribu orang berpartisipasi, sebagaimana tradisi sebelumnya. Antusiasme terlihat dari membludaknya warga lokal dan turis yang rela berdesakan demi merasakan keseruan festival ini. Sejak pagi hari, suasana kota sudah terasa berbeda dengan banyaknya orang yang mengenakan pakaian putih dan persiapan truk-truk berisi tomat.

Tradisi yang telah mendunia ini dimulai sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Tepat setelah bunyi meriam pertama terdengar, para peserta langsung menyerbu truk-truk yang telah diparkir di sepanjang Jalan dels Gors. Ratusan kilogram tomat segar yang telah didatangkan khusus untuk acara ini pun langsung menjadi ‘senjata’ utama dalam ‘pertempuran’ yang penuh tawa dan kegembiraan.

Pihak penyelenggara, seperti dilaporkan oleh media lokal Spanyol, selalu menekankan pentingnya keselamatan dalam festival ini. Sebelum pelemparan dimulai, semua tomat harus dihancurkan terlebih dahulu untuk mengurangi risiko cedera. Peserta juga diingatkan untuk tidak membawa botol, tas keras, atau benda lain yang dapat membahayakan.

La Tomatina sendiri memiliki sejarah yang cukup menarik. Dilansir dari berbagai sumber, festival ini bermula dari insiden yang tidak disengaja pada tahun 1945. Saat itu, sekelompok anak muda yang berkumpul di sebuah acara parade mencoba ikut serta dalam parade, namun terjadi keributan dan mereka mulai saling melempar sayuran yang ada di dekatnya, termasuk tomat dari sebuah lapak penjual. Kejadian ini terulang di tahun berikutnya, dan akhirnya menjadi tradisi yang terus berkembang hingga saat ini.

Meskipun sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi COVID-19, La Tomatina berhasil bangkit kembali pada tahun 2022 dan kembali meraih kesuksesan di tahun ini. Kehadiran turis asing menjadi salah satu daya tarik utama festival ini, memberikan dampak ekonomi positif bagi kota Buñol dan wilayah sekitarnya.

Setelah satu jam penuh dengan sorak-sorai dan cipratan tomat, bunyi meriam kedua menandakan berakhirnya festival. Para peserta kemudian dibantu oleh petugas kebersihan untuk membersihkan sisa-sisa tomat dari jalanan. Air dari mobil pemadam kebakaran disemprotkan untuk membilas jalanan dan para peserta yang masih tertutupi bubur tomat.

Pemerintah Kota Buñol, melalui pejabat pariwisata setempat, menyatakan apresiasi atas kelancaran acara dan antusiasme peserta. Mereka juga telah mengumumkan jadwal untuk festival La Tomatina tahun 2024, yang rencananya akan kembali digelar pada hari Rabu terakhir bulan Agustus.

Bagikan: Facebook X WhatsApp