Thursday, 27 August 2026
BREAKING
Olahraga

Pendukung Tim Tamu Dilarang Hadiri Laga Berisiko Tinggi di Super League

Oleh Achmad August 27, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Operator kompetisi Super League, I.League, mengambil keputusan tegas untuk melarang pendukung tim tamu memasuki stadion dalam pertandingan yang diprediksi berisiko tinggi. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga ketertiban dan keamanan selama perhelatan kompetisi.

Keputusan ini diumumkan pada hari Rabu, 11 Oktober 2023, oleh pihak I.League. Laga-laga yang masuk dalam kategori berisiko tinggi tersebut mencakup pertandingan dengan rivalitas klasik antar tim yang dikenal memiliki basis suporter fanatik. Larangan ini diberlakukan untuk menghindari potensi bentrokan antar suporter, yang kerap terjadi dalam pertandingan derby atau pertemuan tim-tim yang memiliki sejarah persaingan sengit.

Manajer Umum I.League, Kazuya Iwakura, menjelaskan alasan di balik penetapan kebijakan ini. Ia menyatakan, “Kami telah mengidentifikasi sejumlah pertandingan yang berpotensi menimbulkan insiden keamanan. Keputusan ini diambil berdasarkan analisis risiko yang cermat untuk memastikan keselamatan semua pihak yang terlibat, mulai dari pemain, staf, hingga penonton yang hadir di stadion.” Iwakura menambahkan bahwa evaluasi terhadap potensi risiko akan terus dilakukan secara berkala untuk menyesuaikan kebijakan jika diperlukan.

Lebih lanjut, I.League akan bekerja sama dengan pihak kepolisian setempat untuk memantau dan menegakkan aturan larangan suporter tandang ini. Tim tuan rumah diharapkan dapat memastikan bahwa tidak ada tiket yang dijual kepada pendukung tim tamu, serta melakukan pengamanan ekstra di area stadion. Pihak I.League juga mengimbau agar para suporter tetap menjaga sportifitas dan mendukung tim kesayangan mereka dengan cara yang positif, tanpa menimbulkan provokasi atau kekerasan.

Meskipun kebijakan ini mungkin menimbulkan kekecewaan bagi sebagian pendukung yang ingin memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangan mereka di laga tandang, I.League menekankan bahwa prioritas utama adalah menciptakan lingkungan kompetisi yang aman dan kondusif. “Kami memahami bahwa suporter adalah bagian penting dari sepak bola, namun dalam situasi tertentu, tindakan pencegahan seperti ini mutlak diperlukan,” ujar Iwakura.

Bagikan: Facebook X WhatsApp