Wednesday, 26 August 2026
BREAKING
Lifestyle

Tragedi Amuba Pemakan Otak: Bocah 8 Tahun di AS Meninggal Akibat Infeksi Langka

Oleh Destian August 26, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun di Amerika Serikat dilaporkan meninggal dunia akibat infeksi langka yang disebabkan oleh amuba pemakan otak, Naegleria fowleri. Kasus yang tragis ini kembali menyoroti bahaya dari mikroorganisme yang sangat jarang namun mematikan ini, terutama di lingkungan air tawar hangat.

Menurut Departemen Kesehatan Masyarakat Nevada, anak tersebut teridentifikasi menderita infeksi Naegleria fowleri setelah menunjukkan gejala yang parah. Pihak berwenang belum merilis nama lengkap korban maupun lokasi spesifik terpapar amuba tersebut, namun mengonfirmasi bahwa kasus ini adalah yang pertama tercatat di negara bagian Nevada pada tahun 2023.

Infeksi Naegleria fowleri, yang dikenal sebagai Primary Amebic Meningoencephalitis (PAM), sangat jarang terjadi, namun tingkat kematiannya sangat tinggi. Amuba ini biasanya ditemukan di air tawar hangat seperti danau, sungai, dan sumber air panas, serta di sistem pendingin air yang kurang terawat. Paparan terjadi ketika air yang terkontaminasi masuk ke hidung, biasanya saat berenang atau menyelam di perairan tersebut.

Setelah masuk ke hidung, amuba akan bermigrasi ke otak dan mulai menghancurkan jaringan otak, menyebabkan peradangan yang parah. Gejala awal infeksi PAM biasanya muncul dalam waktu 1 hingga 12 hari setelah terpapar dan bisa meliputi sakit kepala parah, demam, mual, dan muntah. Perkembangan penyakit sangat cepat, seringkali menyebabkan kematian dalam waktu sekitar 5 hari setelah gejala pertama muncul, meskipun dalam beberapa kasus bisa memakan waktu hingga dua minggu.

Kasus serupa pernah terjadi di negara bagian lain di AS. Pada tahun 2022, seorang anak laki-laki berusia 9 tahun di Arizona juga meninggal akibat infeksi Naegleria fowleri setelah bermain di sumber air panas. Media lokal melaporkan bahwa anak tersebut sempat bermain di danau yang diduga terkontaminasi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mencatat bahwa infeksi PAM sangat langka, dengan rata-rata kurang dari 10 kasus per tahun di AS selama dekade terakhir. Namun, setiap kasus yang terjadi hampir selalu berakibat fatal. CDC merekomendasikan beberapa langkah pencegahan, termasuk menghindari masuknya air ke hidung saat berenang di perairan tawar hangat dan menggunakan penjepit hidung atau menahan napas saat melakukan aktivitas air.

Otoritas kesehatan Nevada terus melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber pasti paparan amuba. Imbauan telah dikeluarkan kepada masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di perairan tawar, terutama yang bersuhu hangat, selama musim panas. Pihak berwenang menekankan pentingnya kesadaran akan risiko dan tindakan pencegahan yang tepat untuk melindungi diri dari infeksi amuba pemakan otak yang mematikan ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp