Tuesday, 25 August 2026
BREAKING
Berita

BMKG dan BNPB Sinergi Modifikasi Cuaca untuk Atasi Ancaman Kekeringan dan Karhutla

Oleh Ishak August 25, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melancarkan program modifikasi cuaca sebagai langkah antisipasi dini terhadap potensi kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan meningkat di beberapa wilayah Indonesia. Upaya kolaboratif ini bertujuan untuk mencegah dampak buruk yang lebih luas dengan menabur garam (NaCl) ke awan potensial.

Modifikasi cuaca, yang juga dikenal sebagai teknologi hujan buatan, merupakan teknik rekayasa atmosfer untuk memengaruhi curah hujan. Proses ini melibatkan penyemaian awan dengan zat higroskopis seperti natrium klorida (NaCl) atau kalsium klorida. Partikel-partikel ini bertindak sebagai inti kondensasi, menarik molekul uap air di atmosfer untuk membentuk tetesan air yang lebih besar hingga akhirnya jatuh sebagai hujan.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menekankan pentingnya sinergi antarlembaga dalam menghadapi ancaman kekeringan dan karhutla. “Modifikasi cuaca ini adalah salah satu strategi proaktif yang kami lakukan. Dengan memicu turunnya hujan di wilayah yang berpotensi kering, kami berharap dapat menurunkan risiko terjadinya kebakaran lahan,” ujar Dwikorita dalam salah satu pernyataannya baru-baru ini.

BNPB turut berperan aktif dalam pelaksanaan teknis di lapangan. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menjelaskan bahwa penentuan lokasi dan waktu pelaksanaan modifikasi cuaca didasarkan pada analisis data BMKG mengenai pola angin, kelembaban udara, dan keberadaan awan kumulonimbus yang berpotensi hujan. “Kami bekerja sama erat dengan BMKG dan pihak terkait lainnya untuk memastikan intervensi cuaca ini tepat sasaran dan efektif,” kata Suharyanto.

Ancaman kekeringan dan karhutla di Indonesia memang menjadi perhatian serius, terutama menjelang dan selama musim kemarau. Data dari berbagai lembaga menunjukkan bahwa beberapa provinsi berpotensi mengalami kekeringan yang lebih parah tahun ini akibat fenomena El Nino yang diperkirakan masih berlanjut. Karhutla sendiri dapat menimbulkan kerugian ekologis, ekonomi, dan kesehatan yang signifikan, termasuk kabut asap lintas batas.

Pelaksanaan modifikasi cuaca ini biasanya melibatkan pesawat terbang khusus yang akan menyebarkan garam ke lapisan awan yang telah diidentifikasi. Tim ahli meteorologi dari BMKG akan terus memantau perkembangan cuaca dan mengevaluasi efektivitas dari setiap operasi penyemaian awan yang dilakukan.

Selain modifikasi cuaca, upaya pencegahan karhutla juga mencakup patroli rutin oleh tim gabungan, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lahan dari pembakaran, serta penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Sinergi ini diharapkan dapat meminimalkan potensi bencana yang mengancam kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan, terutama di wilayah yang telah ditetapkan berpotensi tinggi mengalami kekeringan dan karhutla. Informasi terkini mengenai prakiraan cuaca dan potensi bencana dapat terus dipantau melalui kanal resmi BMKG.

Bagikan: Facebook X WhatsApp