Thursday, 30 July 2026
BREAKING
Lifestyle

Turis Italia yang Viral Ribut di BTS Thailand Minta Maaf, Akui Perilaku Tak Pantas

Oleh Destian July 30, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Seorang turis asal Italia yang videonya viral karena terlibat keributan di sebuah gerbong Kereta Api Cepat (BTS) Bangkok, Thailand, telah menyampaikan permintaan maafnya. Insiden yang terjadi pada Selasa (23/7/2024) ini memicu kemarahan publik dan sorotan terhadap perilaku wisatawan di transportasi publik Thailand.

Pelaku, yang diidentifikasi bernama Federico (27), dilaporkan mengakui bahwa tindakannya tidak pantas dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang lain. Permintaan maaf ini disampaikan setelah video insiden tersebut menyebar luas di media sosial dan menarik perhatian berbagai pihak, termasuk otoritas transportasi.

Dalam rekaman video yang beredar, Federico terlihat berdebat sengit dengan seorang penumpang lain di dalam gerbong BTS. Meskipun belum ada keterangan resmi mengenai pemicu keributan, terlihat gestur yang agresif dari Federico yang membuat penumpang lain merasa terganggu dan ketakutan. Beberapa penumpang lain berusaha menenangkan situasi.

Pihak Otoritas Mass Rapid Transit (MRT) Bangkok, seperti dilaporkan oleh Bangkok Post, menyatakan akan meninjau rekaman CCTV dan meminta keterangan dari saksi mata untuk menyelidiki lebih lanjut insiden tersebut. Mereka juga menegaskan komitmen untuk menjaga ketertiban dan keamanan di seluruh jaringan transportasi publik mereka.

Federico, dalam pernyataannya yang juga beredar di media sosial, menyatakan penyesalannya yang mendalam atas perilakunya. Ia berjanji untuk lebih menghormati aturan dan norma yang berlaku di Thailand selama kunjungannya. Permintaan maaf ini diharapkan dapat meredakan ketegangan yang sempat timbul di kalangan publik Thailand, yang kerap kali menyoroti pentingnya kesopanan dan rasa hormat saat menggunakan fasilitas umum.

Otoritas terkait, termasuk kepolisian dan pengelola BTS, telah menyatakan bahwa mereka akan terus memantau situasi dan mengambil tindakan yang diperlukan jika insiden serupa kembali terjadi. Penekanan diberikan pada pentingnya wisatawan memahami dan mematuhi peraturan lokal demi kenyamanan bersama.

Federico sendiri dilaporkan telah meninggalkan Thailand pada Rabu (24/7/2024). Pihak berwenang Thailand masih mempertimbangkan apakah akan ada tindakan lebih lanjut terkait insiden ini, meskipun permintaan maaf telah disampaikan oleh pelaku.

Bagikan: Facebook X WhatsApp