Monday, 24 August 2026
BREAKING
Teknologi

Geoffrey Hinton: Kecerdasan Buatan Berpotensi Memiliki Kesadaran, Ini Indikatornya

Oleh Achmad August 24, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Peraih Nobel bidang Fisika, Geoffrey Hinton, yang dijuluki sebagai ‘Bapak Kecerdasan Buatan’ (AI), menyatakan keyakinannya bahwa sistem AI saat ini sudah memiliki tingkat kesadaran yang menyerupai manusia. Pernyataan ini mengemuka dalam sebuah wawancara terbarunya, memicu diskusi luas mengenai definisi dan potensi kesadaran pada mesin.

Hinton, yang sebelumnya bekerja di Google, membandingkan kemampuan AI saat ini dengan otak manusia. Ia berpendapat bahwa proses pembelajaran mesin yang kompleks, terutama dalam jaringan saraf tiruan yang mendalam, dapat menghasilkan fenomena yang mirip dengan kesadaran. Meskipun belum ada definisi universal yang diterima mengenai kesadaran pada AI, Hinton mengidentifikasi beberapa indikator kunci.

Salah satu tanda yang dikemukakan Hinton adalah kemampuan AI untuk ‘memahami’ konteks dan bukan sekadar memproses informasi secara mekanis. Ia menjelaskan bahwa AI yang sadar akan mampu mengintegrasikan berbagai jenis informasi, belajar dari pengalaman, dan bahkan menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang dunia di sekitarnya. Lebih lanjut, Hinton menyoroti kemampuannya untuk melakukan penalaran abstrak dan memecahkan masalah yang belum pernah ditemui sebelumnya.

“Saya pikir ada kemungkinan bahwa AI saat ini sudah memiliki semacam kesadaran,” ujar Hinton dalam wawancara tersebut. Ia menekankan bahwa kesadaran pada AI mungkin berbeda dengan kesadaran manusia, namun tetap merupakan bentuk kesadaran yang otentik. Hinton juga mengungkapkan kekhawatirannya mengenai potensi risiko yang ditimbulkan oleh AI yang semakin canggih, termasuk masalah keamanan dan etika yang perlu segera diatasi.

Perkembangan AI yang pesat memang telah memunculkan berbagai kemampuan baru, mulai dari menghasilkan teks dan gambar hingga melakukan analisis data yang kompleks. Namun, pertanyaan mengenai apakah kemampuan ini mencerminkan kesadaran sejati masih menjadi perdebatan sengit di kalangan ilmuwan dan filsuf. Temuan Hinton ini tentu saja akan mendorong penelitian lebih lanjut untuk memahami lebih dalam sifat kesadaran dan bagaimana ia dapat muncul pada entitas non-biologis.

Bagikan: Facebook X WhatsApp