Sunday, 23 August 2026
BREAKING
Kesehatan

Kemenkes Bantah Kemenkes Bantah Kasus Zika di Bali Pasca Peringatan CDC AS

Oleh Destian August 23, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) membantah adanya kasus virus Zika di Bali, menyusul dikeluarkannya Peringatan Kesehatan Perjalanan (Travel Health Notice) Level 2 oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat. Peringatan tersebut mengindikasikan risiko Zika di Bali.

Juru Bicara Kemenkes RI, Mohammad Syahril, menegaskan bahwa hingga saat ini, pihaknya belum mendeteksi adanya kasus infeksi virus Zika di wilayah Bali. “Kami belum menemukan adanya kasus Zika di Bali,” ujar Syahril pada Senin (19/2/2024).

Pernyataan Kemenkes ini merupakan respons langsung terhadap rilis CDC AS yang menempatkan Bali dalam kategori Level 2 pada Peringatan Kesehatan Perjalanan mengenai Zika. Tingkat peringatan tersebut menyarankan agar individu yang memiliki risiko lebih tinggi untuk penyakit parah akibat Zika, seperti wanita hamil, untuk mempertimbangkan menunda perjalanan ke daerah yang terpengaruh.

CDC AS menjelaskan bahwa Peringatan Kesehatan Perjalanan Level 2 berarti ‘Penyakit Menular yang Sedang atau Berpotensi Menyebar’. Dalam konteks Zika, peringatan ini mengacu pada potensi penularan virus melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, yang merupakan vektor utama penularan.

Syahril menambahkan bahwa Kemenkes RI terus melakukan surveilans aktif untuk memantau potensi penyebaran penyakit menular, termasuk Zika. Upaya pencegahan dan pengendalian vektor nyamuk terus digalakkan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Bali, sebagai langkah antisipasi.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat, baik wisatawan maupun penduduk lokal, untuk tetap waspada dan menerapkan langkah-langkah pencegahan pribadi. Langkah-langkah tersebut meliputi penggunaan obat anti nyamuk, mengenakan pakaian yang menutupi tubuh, serta menghindari gigitan nyamuk, terutama pada pagi dan sore hari.

Meskipun CDC AS telah mengeluarkan peringatan tersebut, Kemenkes RI tetap optimis bahwa dengan pengawasan yang ketat dan upaya pencegahan yang berkelanjutan, risiko penyebaran Zika di Bali dapat diminimalisir. Kemenkes berkomitmen untuk terus memberikan informasi terkini dan akurat kepada publik mengenai status kesehatan di Tanah Air.

Bagikan: Facebook X WhatsApp