Jakarta, CNBC Indonesia – Kepala Badan Geologi (BGN), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Muhammad Wafid, membantah keras tudingan bahwa program Modernisasi Bangunan Geologi (MBG) telah menggerus anggaran yang seharusnya dialokasikan untuk renovasi sekolah. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan kesalahpahaman yang beredar terkait penggunaan anggaran di lingkungan BGN.
Menurut Wafid, program MBG merupakan inisiatif strategis yang bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan fasilitas di lingkungan Badan Geologi, bukan untuk mengalihkan dana dari sektor pendidikan. Ia menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk program MBG telah melalui proses perencanaan dan persetujuan yang sesuai dengan mekanisme yang berlaku di kementerian.
“Kami tegaskan bahwa program MBG tidak sama sekali menggerus anggaran yang seharusnya untuk renovasi sekolah. Ini dua hal yang berbeda dan tidak ada hubungannya sama sekali,” ujar Wafid dalam sebuah kesempatan, seperti dikutip dari CNBC Indonesia. Ia menambahkan bahwa setiap program memiliki pos anggaran tersendiri dan dikelola secara terpisah.
Program MBG sendiri difokuskan pada pemeliharaan dan peningkatan fasilitas serta bangunan yang menunjang operasional dan penelitian Badan Geologi. Hal ini penting untuk memastikan kinerja lembaga dalam menjalankan tugasnya, termasuk dalam pemantauan kebencanaan geologi dan eksplorasi sumber daya alam. Peningkatan fasilitas ini diharapkan dapat mendukung efektivitas kerja para peneliti dan staf.
Wafid menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran di BGN. Ia memastikan bahwa seluruh penggunaan anggaran, termasuk untuk program MBG, telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan diaudit secara berkala oleh lembaga pengawas internal maupun eksternal.
Ia juga mengimbau agar masyarakat dan pihak terkait tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Penting untuk merujuk pada sumber resmi dan klarifikasi langsung dari pihak yang berwenang untuk mendapatkan informasi yang akurat.
Tuduhan pengalihan anggaran dari renovasi sekolah ke program MBG muncul sebagai respons terhadap beberapa isu yang berkembang. Namun, klarifikasi dari Kepala BGN ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas dan menepis kekhawatiran tersebut. Fokus BGN tetap pada peningkatan kapabilitas kegeologian negara.
Ke depan, Badan Geologi akan terus berupaya meningkatkan transparansi dalam pengelolaan anggaran dan program kerjanya. Komunikasi yang terbuka dengan publik diharapkan dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman serupa di masa mendatang dan memperkuat kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga.
