Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Kamis (18/8/2022) dengan lonjakan signifikan, dibuka menguat sekitar 1%. Kinerja positif ini didorong oleh sentimen positif dari sejumlah emiten yang terafiliasi dengan pengusaha batu bara, Haji Isam, yang menunjukkan performa apik.
IHSG tercatat dibuka menguat 0,99% atau 71,34 poin ke level 7.272,65 pada awal sesi perdagangan. Penguatan ini melanjutkan tren positif dari hari sebelumnya, menandakan optimisme investor terhadap pasar saham domestik.
Pergerakan pasar pada pagi hari ini banyak disokong oleh saham-saham perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan bisnis batu bara, terutama yang terafiliasi dengan sosok pengusaha Haji Isam. Salah satu emiten yang menjadi sorotan adalah PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR).
JARR, yang bergerak di bidang agribisnis dan energi, dilaporkan mengalami kenaikan harga saham yang cukup signifikan. Hal ini turut memberikan kontribusi positif terhadap pergerakan IHSG secara keseluruhan. Kinerja emiten ini seringkali dikaitkan dengan prospek bisnis yang cerah di sektor yang digelutinya, termasuk potensi dari komoditas energi.
Selain JARR, emiten lain yang berpotensi memberikan sentimen positif adalah PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA), meskipun pergerakan spesifiknya perlu dipantau lebih lanjut sepanjang sesi perdagangan. Sektor energi, khususnya batu bara, memang menjadi salah satu motor penggerak pasar saham belakangan ini, didorong oleh tingginya harga komoditas global.
Kinerja positif emiten-emiten ini sejalan dengan kenaikan harga komoditas batu bara yang masih bertahan di level tinggi. Faktor-faktor seperti permintaan global yang kuat, serta isu geopolitik yang memengaruhi pasokan energi, turut menopang harga batu bara.
Analis pasar modal memperkirakan bahwa penguatan IHSG pagi ini juga dipengaruhi oleh data ekonomi domestik yang stabil dan kebijakan moneter yang cenderung akomodatif. Investor juga mencermati perkembangan inflasi global dan potensi kenaikan suku bunga oleh bank sentral utama dunia.
Pergerakan IHSG hingga penutupan perdagangan akan terus dipantau, termasuk sentimen dari emiten-emiten grup Haji Isam dan perkembangan harga komoditas. Kinerja sektor energi secara umum diprediksi masih akan menjadi perhatian utama para pelaku pasar.
