Jakarta, CNBC Indonesia – Benny Anwar secara resmi mengundurkan diri dari jajaran direksi PT Taysha Inti Lestari Tbk (TAYS). Pengunduran diri ini telah dikonfirmasi oleh pihak perusahaan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini, Kamis (18/8/2022).
Langkah Benny Anwar ini terjadi setelah menjabat sebagai Direktur di perusahaan yang bergerak di bidang industri tekstil dan garmen tersebut. Pemberitahuan resmi mengenai pengunduran diri ini disampaikan oleh Direktur Utama TAYS, Haryanto.
Dalam keterbukaan informasi yang ditandatangani oleh Haryanto, disebutkan bahwa Benny Anwar telah mengajukan pengunduran dirinya terhitung sejak tanggal 17 Agustus 2022. Alasan pasti di balik pengunduran diri ini tidak dirinci lebih lanjut dalam pengumuman tersebut.
Manajemen TAYS menyatakan bahwa pengunduran diri Benny Anwar akan diproses sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perusahaan juga akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memutuskan lebih lanjut mengenai pengunduran diri ini dan penunjukan pengganti, jika diperlukan.
PT Taysha Inti Lestari Tbk (TAYS) sendiri merupakan perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2018. Perusahaan ini fokus pada produksi dan distribusi produk tekstil, termasuk pakaian jadi. Kinerja perusahaan dan pergerakan sahamnya selalu menjadi perhatian investor di pasar modal.
Pengunduran diri seorang direksi memang kerap menjadi sorotan di kalangan pelaku pasar. Hal ini bisa memberikan indikasi perubahan strategi perusahaan, restrukturisasi internal, atau bahkan tantangan yang dihadapi oleh manajemen. Investor biasanya akan mencermati dampaknya terhadap prospek bisnis TAYS ke depan.
Sejauh ini, belum ada informasi lebih lanjut mengenai siapa yang akan menggantikan posisi Benny Anwar atau apakah ada perubahan signifikan dalam struktur kepengurusan TAYS setelah pengunduran diri ini. Pihak perusahaan diharapkan akan memberikan keterangan lebih rinci dalam beberapa waktu ke depan.
Peristiwa ini menjadi salah satu dinamika yang perlu dicermati oleh investor dan para pemangku kepentingan TAYS. Perkembangan selanjutnya terkait keputusan RUPS dan penunjukan direksi baru akan sangat dinantikan.
