Monday, 17 August 2026
BREAKING
Berita

Prabowo Subianto Berjanji Menekan Angka Pengangguran Terbuka ke Kisaran 4,3-4,87%

Oleh Ishak August 17, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, menyampaikan komitmennya untuk menurunkan angka pengangguran terbuka di Indonesia hingga berada pada kisaran 4,3% hingga 4,87%. Janji ini disampaikan dalam sebuah acara yang disiarkan, menyoroti fokus program ekonomi yang akan dijalankan jika terpilih.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja sebagai salah satu prioritas utama pemerintahannya. Ia menyatakan bahwa target penurunan angka pengangguran tersebut merupakan bagian dari strategi komprehensif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) per Februari 2024, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia tercatat sebesar 4,88%. Angka ini menunjukkan sedikit kenaikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 5,22%. Target yang diusung Prabowo, yakni 4,3%-4,87%, secara umum berada dalam rentang yang mendekati atau bahkan sedikit lebih baik dari kondisi saat ini.

Prabowo menguraikan bahwa penurunan angka pengangguran akan dicapai melalui berbagai program strategis, termasuk pengembangan industri yang padat karya, pemberian insentif bagi investor yang menciptakan banyak lapangan kerja, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan pendidikan vokasi.

Selain itu, calon presiden yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka ini juga menyoroti pentingnya sektor UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Ia berjanji akan memberikan dukungan lebih besar bagi UMKM agar mampu berkembang, menyerap tenaga kerja, dan berkontribusi lebih signifikan terhadap ekonomi.

Pernyataan Prabowo ini disambut dengan beragam pandangan dari berbagai kalangan. Sejumlah pengamat ekonomi menilai target tersebut ambisius namun realistis jika didukung oleh kebijakan yang tepat dan implementasi yang kuat. Di sisi lain, ada pula yang mengingatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap program yang dijalankan.

Konteks penciptaan lapangan kerja menjadi isu krusial dalam setiap pemilihan umum di Indonesia. Tingginya angka pengangguran, terutama di kalangan usia produktif, kerap menjadi perhatian utama para kandidat calon pemimpin bangsa. Janji untuk menekan angka pengangguran menjadi salah satu daya tarik program ekonomi yang ditawarkan kepada masyarakat pemilih.

Lebih lanjut, Prabowo juga mengaitkan upaya penurunan pengangguran dengan upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan daya beli masyarakat. Dengan lebih banyak warga negara yang memiliki pekerjaan, diharapkan konsumsi domestik akan meningkat, yang pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.

Untuk mencapai target tersebut, dibutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Evaluasi berkala terhadap efektivitas program-program yang dijalankan akan menjadi kunci untuk memastikan tercapainya sasaran penurunan angka pengangguran terbuka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp