Friday, 7 August 2026
BREAKING
Kesehatan

Dinkes Malang Selidiki Dugaan Dokter Ejek Pasien BPJS yang Meninggal

Oleh Destian August 7, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mengambil tindakan terkait dugaan penghinaan terhadap pasien BPJS Kesehatan yang telah meninggal dunia oleh seorang dokter ASN. Kejadian ini memicu respons cepat dari pihak Dinkes untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Peristiwa yang beredar di media sosial ini menampilkan percakapan yang diduga dilakukan oleh seorang dokter Puskesmas di Kabupaten Malang. Dalam percakapan tersebut, dokter tersebut diduga melontarkan ucapan yang merendahkan pasien yang meninggal dunia dan merupakan peserta BPJS Kesehatan. Kejadian ini terjadi pada tanggal 13 Mei 2024.

Menanggapi viralnya kasus ini, Kepala Dinkes Kabupaten Malang, Wawan Wahyudi, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan klarifikasi dan pemeriksaan terhadap dokter yang bersangkutan. “Kami sudah memanggil yang bersangkutan, kami sudah klarifikasi, sudah kami periksa,” ujar Wawan Wahyudi pada hari Rabu (15/5/2024).

Wawan menegaskan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti temuan ini sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kami akan tindak lanjuti sesuai dengan aturan yang ada di ASN, dan juga ada aturan kode etik kedokteran,” tambahnya. Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk bagi peserta BPJS Kesehatan.

Peristiwa ini sontak menjadi sorotan publik dan memunculkan kekecewaan dari berbagai pihak, terutama dari kalangan masyarakat yang menjadi peserta BPJS Kesehatan. Pasalnya, tindakan tersebut dianggap tidak etis dan mencoreng citra profesi medis yang seharusnya mengedepankan empati dan pelayanan kepada seluruh pasien tanpa memandang status kepesertaan asuransi mereka.

Bagikan: Facebook X WhatsApp